#transportasi#ppkm#angkutan

Terminal Rajabasa Bandar Lampung Masih Lengang

Terminal Rajabasa Bandar Lampung Masih Lengang
Suasana Terminal Rajabasa Bandar Lampung tampak lengang, Minggu, 19 September 2021. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Penurunan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Provinsi Lampung belum berdampak pada kebangkitan sektor usaha transportasi alias angkutan umum.

Pantauan Lampost.co di Terminal Tipe A Rajabasa, Bandar Lampung pada  Minggu, 19 September 2021, banyak bus masih terparkir di halaman terminal. Meskipun tampak beroperasi, namun keberadaan penumpang masih jarang dan sepi. Kelesuan itu tampak baik di bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Kepala Terminal Tipe A Rajabasa Bandar Lampung, Hari Indarto mengakui sepinya keberadaan penumpang sejak Juli hingga September 2021.

"Penurunan level PPKM di Lampung belum begitu berpengaruh terhadap laju peningkatan penumpang di Terminal Rajabasa," katanya, Minggu, 19 September 2021.

Baca: Pengunjung Mal di Bandar Lampung Naik 30 Persen

 

Selain karena PPKM, sepinya terminal juga karena keterbatasan akses jalan masuk. Bus besar tampak susah keluar masuk terminal karena kondisi flyover Jalan Abdul Haq- Komarudin membuat jalan masuk jadi lebih sempit.

"Terasa sekali penurunan penumpangnya," katanya.

Belum lagi untuk syarat penumpang yang menggunakan transportasi umum di terminal harus vaksin minimal tahap 1 dan sudah melakukan pemeriksaan rapid antigen. Pihaknya juga bekerja sama dengan klinik kesehatan untuk menerapkan dan pemeriksaan protokol kesehatan.

"Prokes kita juga sudah terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi," katanya.

Sesuai data Terminal Tipe A Rajabasa periode 5 Juli-30 Agustus 2021 tercatat sebanyak 76 bus dengan 554 orang penumpang dari sesi keberangkatab dan 64 bus dengan 410 orang penumpang dari sesi kedatangan.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait