#hipnotis#kriminal#beritalampung#gendam

Teridentifikasi, Pelaku Hipnotis Ada Empat Orang

Teridentifikasi, Pelaku Hipnotis Ada Empat Orang
Ilustrasi (Dok/Google Images)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Unit Reskrim Polsek Telukbetung Selatan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dugaan pencurian dan hipnotis dengan korban Saidah (57) seorang guru SD yang terjadi di sekitar Jalan Hasanudin, Gunung Mas, Telukbetung Selatan, usai dirinya mencoblos dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Lampung pada Rabu (27/6/2018).

Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Yana mengatakan pihaknya sudah mengidentifikasi para pelaku, melalui CCTV di salah satu mesin ATM yang juga ATM korban digasak oleh para pelaku.

"Masih kita lidik sudah amankan rekaman CCTV," ujarnya kepada Lampost.co, Minggu (1/7/2018).

Dari keterangan korban dan rekaman CCTV pelaku diketahui sebanyak empat orang, 3 pria dan satu wanita, yang bukan asli dari Bandar Lampung.

"Diduga mereka sudah lari ke Jawa Timur," katanya.

Dari hasil lidik, para pelaku membagi perannya masing-masing. Pelaku pertama berpura-pura menanyakan alamat panti jompo yang berada di Lampung Selatan. Saat sedang berkomunikasi, pelaku wanita datang dengan pura-pura kenal kemudian memeluk korban.

"Pas dipeluk itu diduga, pipnotis gendam, atau upaya persuasif yang dilakukan pelaku, berhasil memperdaya korban," katanya.

Kemudian ketika korban seperti tak berdaya, pelaku lainnya mencoba menipu korban dengan dalih memiliki 11 lembar mata uang Brunei Darussalam yang perlembarnya diklaim seharga Rp10 juta.

"Lantas korban dibujuk dan dijanjikan mendapat Rp40 juta jika uang tersebut bisa ditukar di money changer," ujarnya.

Kemudian pelaku dirayu agar membeli uang tersebut dan dalam keadaan setengah sadar, memberikan kalung rantai mas seberat 50 gram, bandul berbentuk tulisan lafaz Allah 10 gram, gelang berbentuk gepeng 40 gram, cincin polos  5 gram, cincin kembang 6 gram,  dan cincin polos 3 gram.

"Total 114 gram emas dibawa pelaku, dari yang dia punya dan yang ia ambil di kediaman korban, korban usai di ajak berkeliling ditinggalkan di Mal Boemi Kedaton," kata dia.

EDITOR

Asrul Septian Malik

loading...




Komentar


Berita Terkait