#teoris

Terduga Teroris Asal Tubaba Pernah Menyatakan Insaf

Terduga Teroris Asal Tubaba Pernah Menyatakan Insaf
Ilustrasi. Medcom


Panaragan (Lampost.co) -- Kepala badan kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), A Marwazi, mengungkapkan fakta baru terkait penangkapan salah satu warga Tubaba oleh Densus 88 beberapa waktu lalu.

Ditemui lampost.co di ruang kerjanya, mantan kasatpol PP Tubaba ini membenarkan bahwa AS, warga Kecamatan Lambu Kibang, tersebut pernah terindikasi jaringan terorisme jamaah islamiyah (JI). Namun pihaknya menegaskan bahwa AS sudah menyatakan insaf.

"Memang betul dia pernah terindikasi Jl, tapi dia sudah pernah menyatakan insyaf yang disaksikan oleh aparat di sana, dan dia sudah dagang layaknya warga biasa. Tapi kita tidak tahu penilaian Densus 88," ujarnya, Senin, 21 Maret 2022.

"Kita tidak bisa menilai orang itu terlibat teroris atau JI, itu kewenangan Densus 88. Kami tetap monitor perkembangannya," sambungnya.

Terpisah, Pengurus GP Ansor kecamatan Lambu Kibang, Misno, menolak jika ada anggotanya terlibat aktif dalam kegiatan yang pernah diselenggarakan oleh AS pada 2021 silam di Kecamatan Lambu Kibang.

"Kami sudah sowan Rois Syuriyah untuk tabayyun terkait berita ini, keterlibatan Banser dalam aksi galang dana Palestina pada Mei 2001 adalah dalam rangka menghadiri pembukaan atas undangan Kepala Tiyuh," ujarnya.

Rois Syuriah PCNU Tubaba, Ali Mahrus, berpesan agar seluruh badan otonom dan lembaga NU lebih waspada kepada kelompok eksternal.

"Selalu berkoordinasi dengan pimpinan jika hendak melaksanakan kegiatan," pungkasnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait