#teroris#densus88

Terduga Teroris Asal Lampura yang Ditangkap di Malang Dikenal Cerdas

Terduga Teroris Asal Lampura yang Ditangkap di Malang Dikenal Cerdas
Rumah orang tua mahasiswa yang ditangkap Densus 88 Anti-Teror diduga terlibat jaringan ISIS, terlihat sepi di Kecamatan Bukit Kemuning, Lampung Utara, Senin (30/5/2022). Lampost.co/Fajar Nofitra


Kotabumi (Lampost.co) -- Tim Densus 88 Anti-teror dikabarkan menangkap seorang mahasiswa asal Kelurahan Bukitkemuning, Kecamatan Bukitkemuning, Kabupaten Lampung Utara, karena diduga terlibat jaringan ISIS beberapa waktu lalu di Kota Malang.

Sementara itu, saat Lampost.co mencoba mendatangi rumah orang tuanya di Jalan Dharma Bakti Gang Sejati RT3/RW7, Kelurahan Bukit Kemuning, Kecamatan Bukit Kemuning, Senin, 30 Mei 2022, terlihat sepi. Rumah permanen ukuran 7x12 meter persegi bercat warna orage tersebut dalam keadaan kosong, dan tertutup rapat.

Salah seorang warga sekitar, Indra Irawan (54) mengaku kaget atas informasi ditangkapnya Ilham Alfarizi. Sosok Ilham dikenal warga sekitar merupakan cerdas, dan mudah bergaul dengan tetangga.

"Saya tidak menyangka kalau dia (Ilham) diduga terlibat jaringan ISIS Internasional. Informasinya sudah diamankan oleh Densus 88 di Kota Malang," kata dia.

Pria kelahiran 2000 itu dikenal warga merupakan sosok anak yang pintar. Sebab, dari pendidikannya ia lulus SDN 3 Bukitkemuning, SMPN 1 Bukitkemuning, dan SMAN 1 Bukitkemuning. Kemudian, melanjutkan pendidikan di program studi (prodi) Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) salah satu PTN di Kota Malang.

"Terus terang setelah dia merantau ke Kota Malang menimba Ilmu di fakultas, kepribadiannya berubah. Mulai dari pakaian dan sedikit tertutup dengan warga di lingkungan ini," terang dia.

Perubahan sikapnya, lanjutnya, kurang lebih dua tahun terakhir. Meski saat libur lebaran Idulfitri lalu, Ilham sempat pulang ke rumah orang tuanya. Namun dirinya sedikit tertutup, dan memakai pakaian gamis meski di dalam rumah.

"Waktu lebaran tidak biasanya Ilham tertutup dan terkesan tidak mau bergaul. Kalau ada teman sejawatnya di wilayah ini, mengajak berbicara hanya seperlunya saja. Setelah itu, bersangkutan langsung pulang dan berdiam diri di rumah," bebernya.

Sementara, ketua lingkungan setempat, Mastur, mengaku sempat didatangi sejumlah polisi berpakaian preman menanyakan perihal keluarga Ilham di Bukitkemuning. Saat itu, petugas mendatangi rumah orang tua Ilham dan melakukan penggeledahan serta membawa anggota keluarga guna diminta keterangan.

"Saat ini keluarga yang sempat dibawa petugas sudah pulang dan beraktifitas seperti biasa. Kalau Ilham saya tidak tahu. Terakhir kabarnya diamankan oleh Densus 88 Anti-Teror karena diduga terlibat jaringan ISIS Internasional," kata Mastur.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait