#Penikamanpanaragan#TulangbawangBarat#Kriminal

Sunardi Menikam Sukarni karena Menolak Dirujuk

Sunardi Menikam Sukarni karena Menolak Dirujuk
Sunardi terduga pelaku penganiayaan terhadap mantan istrinya saat mendapatkan perawatan di RS Asy Syfa Medika Tubaba. (Foto: Lampost.co/Ferdi Irwanda)


PANARAGAN (Lampost.co) -- Sunardi warga Tiyuh Tirtakencana RT 10 RK 3, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat menolak untuk dirawat di rumah sakit.

Tidak diketahui, apa alasan terduga pelaku enggan dirujuk. Penolakan rujukan pun disepakati pihak keluarga dengan menandatangani formulir pernyataan penolakan dirujuk.

Padahal, laki-laki berusia 70 tahun terduga pelaku penganiayaan terhadap Sukarni (60) mantan istrinya itu, mengalami luka serius di bagian perut.

Seusai menganiaya mantan istrinya dengan sebilah pisau, Sunardi nekat mengakhiri hidupnya dengan menusukan senjata tajam yang digunakan untuk melukai mantan istrinya.

"Terduga pelaku nolak untuk dirujuk. Keinginan terduga pelaku dan anak-anak kandungnya ingin dirawat di rumah saja. Terduga pelaku dalam keadaan luka berat di rawat jalan oleh anak-anaknya," kata Kapolsek Tulangbawang Tengah Kompol Zulfikar melalui Kanit Reskrim Ipda Benny Ariawan, Sabtu 28 September 2019.

Sementara Sukarni korban penganiayaan yang diduga dilakukan mantan suaminya di rujuk ke Rumah Sakit Yukum Medical Centre Lampung Tengah. Setelah sebelumnya sempat mendapatkan perawatan di RS Asy Syfa Medika Tulangbawang Barat.

Peristiwa penganiayaan terjadi sekitar pukul 08.45 WIB di kediaman anak korban Sularso di Tiyuh Tirtakencana RT 10 RK 3, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat.

Awalnya, Sunardi mendatangi korban karena hendak meminta diantarkan berobat. Ajakan terduga pelaku ditolak, lantaran korban tidak memiliki uang.

Akibat penolakan itu, Sunardi diduga nekat menganiaya mantan istrinya dan berujung keduanya mengalami luka tusukan senjata tajam yang dibawa terduga pelaku.

"Korban mengalami luka tusukan di dada kiri. Sementara terduga pelaku mengalami luka tusukan dibagian perut," ujar Benny. (FER).

EDITOR

Ferdi Irwanda


loading...



Komentar


Berita Terkait