#HUKUM

Terdakwa Kasus Pembunuhan Santri Divonis Lima Tahun Penjara

Terdakwa Kasus Pembunuhan Santri Divonis Lima Tahun Penjara
Terdakwa kasus pembunuhan sesama santri mengikuti sidang virtual. Dok. Kejaksaan Negeri Liwa


Liwa (Lampost.co) -- Seorang santri Ponpes Al Falah  Kecamatan Pesisir Tengah, Pesisir Barat Reza (15) yang menjadi terdakwa kasus pembunuhan terhadap kakak kelasnya Doni, divonis lima tahun penjara dan denda Rp2000.

Majelis hakim menyatakan, terdakwa secara sah telah bersalah melakukan tindak pidana hingga menghilangkan nyawa korban sebagaimana yang diatur dalam Pasal 340 KUHP.

Kasi intelijen Kejaksaan Negeri Lambar Zenericho, mengatakan vonis itu disampaikan majelis hakim dalam sidang putusan yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Liwa, Rabu, 12 Oktober 2022. Setelah putusan terhadap terdakwa yang masih di bawah umur itu memiliki hukum tetap maka ia akan menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kelas II Bandar Lampung.

Vonis lima tahun itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Liwa, yakni enam tahun penjara.

Ketua majelis hakim Paisol menyampaikan hal-hal yang meringankan terdakwa adalah bahwa terdakwa mengakui perbuatanya dan menyatakan menyesal.

Atas vonis itu, baik terdakwa maupun jaksa menyatakan pikir-pikir.

 

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait