#kpk#unila

Terdakwa Andi Desfiandi Pasrah Atas Putusan Hakim

Terdakwa Andi Desfiandi Pasrah Atas Putusan Hakim
Andi Desfiandi usai sidang di PN Tanjungkarang dengan agenda pembacaan replik jaksa, Rabu, 11 Januari 2023. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Terdakwa kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru Universitas Lampung, Andi Desfiandi, mengaku ikhlas atas replik dari jaksa.

"Kami tetap pada pembelaan, nggak apa-apa kalau jaksa menolak, tapi kami tetap pada pembelaan," kata Andi, Rabu, 11 Januari 2023. 

Dia pun siap menjalani sidang terakhir dengan agenda putusan majelis hakim pada Rabu, 18 Januari 2023 mendatang. 

"Biarkan saja proses hukum, saya taat saja. Apapun nanti diputuskan majelis hakim, InsyaAllah saya ikhlas. Saya serahkan kepada yang di atas," kata dia. 

Sementara itu, tim kuasa hukumnya, Anggit Nugroho, mengatakan replik yang disampaikan jaksa hanya pengulangan dari surat tuntutan sebelumnya. Untuk itu, pihaknya akan menanggapi replik tersebut dengan duplik secara lisan.

"Memahami makna jaksa, kalau tindak pidana itu ada namanya aktus reus, ada namanya menstrea. Kalau aktus reus itu perbuatannya yang dilakukan tetapi niatan tidak ada. Jadi kalau cuma perbuatan tanpa diiringi niat jahat, maka itu tidak bisa dianggap tindak pidana," ujarnya. 

Menurutnya, replik tersebut terkesan ada kesenjangan antara tindakan dan niat yang sebenarnya dilakukan kliennya. 

"Jadi ada kesenjangan antara menstrea dengan aktus reus. Klien kami niatnya untuk infak saja bukan bentuk suap seperti yang didakwakan jaksa," katanya. 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait