#tenggelam#oranghilang

Tenggelam di Lamtim, Nelayan Asal Lamsel Tewas Diseret Arus Laut hingga Ke Tulangbawang

Tenggelam di Lamtim, Nelayan Asal Lamsel Tewas Diseret Arus Laut hingga Ke Tulangbawang
Ilustrasi tenggelam. Medcom.id/Mohamad Rizal


Sukadana (Lampost.co) -- Nelayan asal Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan (Lamsel), Fauzi Asmani (28), yang tenggelam di perairan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), sejak Senin, 4 Oktober 2021, ditemukan tewas. 

Jasad Fauzi ditemukan nelayan pada Senin, 11 Oktober 2021, sekitar pukul 19.00 WIB, di perairan Kuala Seputih, Kabupaten Tulangbawang.

Kasat Pol Airud Polres Lamtim, Iptu Yusmawardi menjelaskan, korban tenggelam saat mesin kapal motor yang ditumpangi bersama sejumlah rekannya mati di periaran Labuhan Maringgai. Korban mengambil engkol untuk menghidupkan mesin kapal, namun setelah mesin menyala, alat itu tidak mau terlepas dan terus berputar-putar di bagian mesin.

"Melihat hal itu, korban berusaha menghindar dengan cara menjatuhkan diri dan melompat ke laut," kata Kasat, Selasa, 12 Oktober 2021.

Baca: Sepasang Kekasih Tewas Tenggelam di Pantai Badak Tanggamus

 

Apesnya, Fauzi yang ternyata tidak bisa berenang itu terseret arus laut.

Rekan korban sekaligus saksi mata, Miswanto mengaku melihat Fauzi saat terombang-ambing di laut. Ia berusaha menolong dengan melompat ke laut sambil membawa tambang.

"Namun upaya itu ternyata gagal, karena korban rupanya sudah terbawa arus dan tenggelam di dalam laut," kata dia. 

Kejadian itu kemudian dilaporkan rekan-rekan korban ke Kantor Sat Polairud Polres Lamtim, di Kecamatan Labuhan Maringgai.

"Mendapat laporan tersebut, personel gabungan yang terdiri dari Polairud Polda Lampung, Polres Lamtim, dan Basarnas langsung terjun ke wilayah periaran Labuhan Maringgai untuk melakukan pencarian korban," terang dia. 

Sepekan setelah kejadian, barulah korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa. Fauzi ditemukan nelayan di perairan Kuala Seputih, Kabupaten Tulangbawang.

"Kemudian dilaporkan ke personel Polairud setempat yang langsung berkoordinasi dengan Sat Pol Airud Polres Lamtim," ujar dia. 

Setelah dievakuasi petugas dan para nelayan ke pangkalan Kuala Seputih, sekitar pukul 20.00 WIB, jasad korban kemudian dibawa ke Markas Polairud Polres Lamtim.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait