#beritalampung#beritatanggamus#kriminal

Tekab 308 Tangkap Dua Remaja Pencuri Handphone di Kotaagung

Tekab 308 Tangkap Dua Remaja Pencuri Handphone di Kotaagung
Tekab 308 presisi Polres Tanggamus dan Polsek Kotaagung mengungkap pencurian dengan pemberatan dengan sasaran handphone di wilayah Kotaagung. Dok/Polres Tanggamus


Kotaagung (Lampost.co): Tim gabungan Tekab 308 presisi Polres Tanggamus dan Polsek Kotaagung berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dengan sasaran handphone di wilayah Kotaagung.

Dalam pengungkapan tersebut, dua remaja diamankan berinisial DM (18) dan RD (15). Keduanya merupakan warga Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus.

Kedua pelaku ditangkap saat teridentifikasi berada di jalan raya Kotaagung. Bahkan sempat membuang barang bukti dan beruntung petugas jeli sehingga berhasil menemukan barang bukti handphone milik korban," kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Hendra Safuan, Senin, 26 Desember 2022.

Dia mengungkapkan kedua tersangka ditangkap atas laporan tertanggal 22 Desember 2022 atas nama korbannya Indra (25) warga Dusun Bayur, Pekon Kotaagung, Kecamatan Kotaagung.

“Kedua pelaku ditangkap pada Jumat, 23 Desember 2022 pukul 00.30 WIB di jalan raya Pekon Kotaagung,” kata Hendra.

Sambungnya, dalam penangkapan tersebut turut diamankan handphone merek Vivo warna merah, dua jam tangan merek G-Shock dan dompet berbahan kain milik korban yang dicuri kedua pelaku.

“Barang bukti tersebut sempat dibuang saat kedua pelaku akan ditangkap,” ujarnya.

Hendra menjelaskan, krononologis kejadian pada Kamis, 22 Desember 2022 sekitar pukul 03.00 WIB di rumah korban di Dusun Bayur, Pekon Kotaagung. Bermula korban dibangunkan istrinya yang melihat pintu dapur rumahnya telah terbuka dalam kondisi dirusak.

Korban kemudian memeriksa ke dalam rumah dan konternya yang menyatu ke rumah tidak lagi mendapati handphone, dua jam tangan dan dompet yang sebelumnya diletakan di dalam etalase telah hilang.

“Atas hal itu akhirnya korban melapor ke Polsek Kotaagung untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Ditambahkannya, saat ini kedua pelaku dan barang bukti ditahan di Mapolres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHPidana, ancaman maksimal 7 tahun. Terkait penyidikannya mengacu UU Peradilan Anak,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kapolsek Kota Agung AKP I Made Sudastra mengatakan bahwa kedua pelaku dikenal sangat meresahkan di lingkungan tempat tinggalnya.

“Berdasarkan keterangan korban, kedua pelaku dikenal meresahkan. Korban juga mengucapkan terima kasih atas ditangkapnya kedua pelaku tersebut,” kata I Made Sudastra.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait