#beritalampung#beritabandarlampung#kriminal

Tekab 308 Dibentuk Mengenang Tewasnya Bharada Jefri pada 2015

Tekab 308 Dibentuk Mengenang Tewasnya Bharada Jefri pada 2015
Apel gabungan di Mapolda Lampung. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co): Brigjen (Purn) Edward Syah Pernong menceritakan terbentuknya Team Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polda Lampung tujuh tahun silam. Dimana Tekab 308 dibentuk pada tanggal 30 Agustus 2015, berawal dari tewasnya anggota Brimob Polda Lampung Bharada Jefri Saputra oleh sekelompok pencuri sepeda motor (curanmor) di Kedaton, Bandar Lampung.

"(Tekab 308) tugasnya memburu para pelaku tindak kejahatan dan melakukan penangkapan terhadap para pelaku kriminalitas yang kerap meresahkan masyarakat di Lampung," ujar Sultan Sekala Brak Kepaksian Pernong, Paduka Yang Mulia Sai Batin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) itu, Selasa, 30 Agustus 2022.

Berawal dari Bharada Jefry Saputra yang tewas di tangan pelaku Curanmor pada 27 Agustus 2015, di Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung. Pelaku membawa kabur motor milik Bharada Jefri yang terpakir di depan ATM.

Baca juga: Kapolda Lampung Sebut Tekab 308 Ujung Tombak Brantas Kejahatan 

"Saat keluar dari ATM, melihat sekelompok pelaku curanmor membawa kabur sepeda motor milik Jefry," ujar mantan Kapolda Lampung itu. 

Korban berusaha mengejar para pelaku. Namun, tak disangka, sekelompok pelaku mengunuskan 2 butir peluru ke tubuh personel Brimob Polda Lampung itu.

Malam terjadinya insiden tersebut, Edward langsung menuju TKP dan membagi tugas untuk menangkap pelaku penembakan anggotanya. Atas apa yang menimpa Bharada Jefry, Brigjen (purn) Edward Syah Pernong membentuk tim khusus untuk memburu kawanan pelaku curanmor yang menembak mati personelnya. 

Penangkapan tersebut dilakukan pada 30 Agustus 2015. Dimana angka dari tanggal dan bulan dijadikan nama mendampingi tim khusus Tekab 308.

"Sampai hari ini Tim Tekab 308 masih di hati masyarakat. Sudah banyak torehan yang dicapai menjadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait