senjata

Taufiq Diperintah Produksi Senpi Sejak Agustus 2020

Taufiq Diperintah Produksi Senpi Sejak Agustus 2020
Konferensi pers yang disiarkan lewat Instagram resmi. (Dok)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Taufiq Ulaga alias Upik Lawangan, ahli pembuat senjata dan bom high explosive, ternyata sudah berencana membuat senjata api rakitan maupun semi otomatis sejak Agustus 2020. Ia diperintahkan oleh salah satu pimpinan Jamaah Islamiah (JI) untuk membuat senjata api. 

"Ada pesanan, Agustus 2020 silahkan buat senjata, tapi kapan digunakan belum tahu," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, Jumat, 18 Desember 2020, dalam konferensi pers yang disiarkan lewat Instagram resmi.

Selain menyita senjata api rakitan dan alat-alat pembuatannya, ternyata Upik Lawangan memiliki bungker atau ruangan bawah tanah. "Dia juga pindah-pindah, bersembunyi, terakhir di Lampung jualan bebek," katanya.

Dijuluki profesor, Taufiq selain mahir membuat bom dan senjata api, ia bisa memahami karaktersitik wilayah tempat ia tinggal, sehingga bisa memyamarkan bom yang ia buat.

"Contohnya di Poso, masyarakat banyak bawa senter, dia bisa buat bom mirip senter, juga ada termos (bom mirip termos), orang ke kebun ke sawah bawa termos dia juga bawa, jadi orang enggak curiga," katanya.

Dari 21 teroris yang dibawa ke Jakarta pada Rabu, 16 Desember 2020 lalu, selain Zulkarnaen dan Taufiq, mereka juga memiliki senjata api yang didapat dari Taufiq. "21 itu juga punya peran sebagai anggota JI, dan menyembunyikan DPO (termasuk Zulkarnaen dan Taufiq)," katanya. 

Rencananya Mabes Polri akan melihat bungker milik Taufiq pada Sabtu, 19 Desember 2020. Ia ditangkap pada 23 November 2020 di Desa Sribawono, Kecamatan Way Seputih, Lampung Tengah. 
 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait