#beritalampung#beritalampungterkini#tarifpenyeberangan#bakauhenimerak#pelabuhanbakauheni#pelabuhanmerak

Tarif Penyeberangan Bakauheni—Merak Naik

Tarif Penyeberangan Bakauheni—Merak Naik
Foto ilustrasi. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan regulasi penyesuaian tarif angkutan penyeberangan. Kenaikan tarif sesuai Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KM 184 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 172 Tahun 2022 tentang Tarif Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan Kelas Ekonomi Lintas Antarprovinsi dan Lintas Antarnegara yang ditandatangani pada 28 September 2022.

"Penyesuaian tarif antarprovinsi dilakukan di 23 lintas penyeberangan komersial dengan penyesuaian berkisar 11%,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno dalam keterangan resminya, Rabu, 28 September 2022.

Baca juga: Pembangunan Jalan dan Jembatan di Lampura Masih Nol Persen 

Dia menjelaskan penyesuaian tarif ini mempertimbangkan hasil evaluasi perhitungan tarif penyelenggaraan angkutan penyeberangan kelas ekonomi serta demi menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran, keseimbangan antara kepentingan masyarakat, serta keberlangsungan industri penyeberangan. Tarif baru ini akan diberlakukan 3 hari sejak ditetapkan.

Sebagai contoh penyesuaian tarif misalnya pada lintas Merak—Bakauheni yaitu tarif penumpang yang belum termasuk iuran wajib dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang dan jasa kepelabuhanan, mengalami penyesuaian. "Dari semula Rp14.475 menjadi Rp16.575 atau terdapat kenaikan Rp2.100," kata Hendro.

Untuk tarif kendaraan golongan IV A dari semula Rp369 ribu menjadi Rp407.700 atau terdapat kenaikan Rp38.700. Untuk tarif lainnya, seperti kendaraan golongan V B mengalami penyesuaian dari semula Rp644.000 menjadi Rp712.750 atau terdapat kenaikan Rp68.750. Tarif kendaraan golongan VI B dari semula Rp1 juta menjadi Rp1.107.000 atau terdapat kenaikan Rp107 ribu.

Selain itu, untuk penyesuaian tarif (belum termasuk iuran wajib dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang dan jasa) kepelabuhanan pada lintas Ketapang—Gilimanuk antara lain:

a. Tarif penumpang mengalami penyesuaian dari semula Rp4.500 menjadi Rp5.450 atau naik Rp950.

b. Tarif kendaraan golongan IV A mengalami penyesuaian dari semula Rp144 ribu menjadi Rp160.350 atau terdapat kenaikan Rp16.350.

c. Tarif kendaraan golongan V B mengalami penyesuaian dari semula Rp219 ribu menjadi Rp242.250 atau naik Rp23.250;

d. Tarif kendaraan golongan VI B mengalami penyesuaian dari semula Rp355 ribu menjadi Rp392.500 atau terdapat kenaikan Rp37.500.

Hendro menambahkan penyesuaian tarif angkutan penyeberangan ke depannya dapat dilakukan setelah adanya evaluasi yang dilakukan terhadap besaran tarif yang telah ditetapkan setiap 6 bulan. "Dari evaluasi ini akan diketahui perubahan biaya atau satuan unit produksi per mil karena perubahan satuan harga pada komponen biaya,” katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait