#kenaikanbbm#penaikanbb#tarifangkutan#bbm

Tarif Angkutan di Lampura Naik Rp1.000--Rp5.000

Tarif Angkutan di Lampura Naik Rp1.000--Rp5.000
NAIKKAN TARIF. Angkot dan bus di Kotabumi, Lampung Utara, menaikkan tarif dampak adanya kenaikan BBM. Bus PO Puspa Jaya menaikkan tarif Rp5.000 dari sebelumnya Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu, Senin, 12 September 2022. Lampost.co/Hari Supriyono


Kotabumi (Lampost.co) -- Tarif bus dan angkot di Lampung Utara naik Rp1.000--Rp5.000 per penumpang. Kenaikan tarif imbas dari penaikan harga bahan bakar minyak (BBM). 

Menurut Suhendri (50), sopir mobil angkot warna biru jurusan Pasar Dekon Kotabumi--Terminal Pasar Sentral Kotabumi, Lampung Utara, Senin, 12 September 2022, mengatakan para sopir terpaksa menaikkan harga tarif karena adanya kenaikan harga BBM.

"Karena harga BBM telah naik, kami para sopir juga menaikkan tarif harga untuk penumpang," ujarnya.

Baca juga: Angkot di Lamteng Mulai Berlakukan Tarif Baru

Dia juga menjelaskan kenaikan harga hanya Rp1.000 rupiah dari sebelumnya Rp4.000, kini harga tarif baru menjadi Rp5.000/penumpang. Sementara untuk penumpang anak sekolah yang sebelumnya Rp2.000 menjadi Rp3.000/penumpang.

Iwan (45), sopir mobil bus PO Puspa Jaya jurusan Kotabumi--Bandar Lampung, mengatakan kenaikan tarif harga Rp5.000. "Dari harga sebelumnya Rp25 ribu/penumpang, kini tarifnya menjadi Rp30 ribu/penumpang," ujarnya.

Bapak tiga anak tersebut juga menjelaskan dampak kenaikan BBM sangat berpengaruh untuk para sopir, baik dari setoran per harinya karena pengaruh sepinya penumpang.

"Untuk saat ini kami para sopir tidak dapat berbuat banyak karena keadaan semakin sulit dengan kondisi adanya kenaikan harga BBM," katanya. 
 

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait