#investasi#ekbis#beritalampung

Target Investasi Lampung Tercapai 182% di Triwulan I

( kata)
Target Investasi Lampung Tercapai 182% di Triwulan I
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Lampung, Qudrotul Ikhwan. Lampost.co/Triyadi Isworo

Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah Provinsi Lampung optimis iklim investasi di Bumi Ruwai Jurai terus membaik. Pada saat pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19, realisasi investasi di Provinsi Lampung menunjukan angka yang baik. Triwulan I di Januari sampai 31 Maret 2020 sudah mencapai Rp9,657 triliun atau 182% dari target.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Lampung, Qudrotul Ikhwan, Kamis, 25 Juni 2020. Ia mengatakan dari Januari sampai 31 Maret 2020 triwulan pertama. Realisasi investasi tersebut diluar ekspektasi, apalagi saat ini dunia diterpa oleh pandemi Covid-19.

"Ternyata realisasinya sudah mencapai 182% dibandingkan dengan target yang ditetapkan. Target kita Rp5,3 triliun tahun ini. Namun, realisasi kita dari Januari sampai 31 Maret sudah mencapai Rp9,657 triliun. Itu diluar ekspektasi dan diluar dugaan kita," katanya saat ditemui di Kantor Gubernur Lampung, Kamis, 25 Juni 2020.

Dia mengatakan dengan capain triwulan pertama tersebut, maka bisa dikatakan untuk target realisasi 1 tahun sudah tercover dalam 1 triwulan. Meskipun begitu, pihaknya tidak berpuas diri, kedepan pihaknya akan terus berusaha lebih giat lagi membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk mengerakan iklim investasi di Provinsi Lampung.

"Tiga bulan ini banyak orang melihat dan menunggu trend, masyarakat melihat kepemimpinan nasional Pak Jokowi dan Gubernur Lampung Pak Arinal yang ramah investasi," katanya.

Qudrotul juga mengatakan di Provinsi Lampung didominasi oleh investasi di bidang perkebunan dan sudah melampaui target. Ia juga menceritakan di 2019 memiliki target Rp6 triliun tetapi hanya tercapai 79% dari target.

"Sekarang di triwulan II, kita terus membangun komunikasi baik di dalam negeri maupun dari luar negeri. Insyallah kedepan bisa mencapai belasan triliun walaupun ada Covid-19," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...

Berita Terkait

Komentar