Narkobasabuganja

Tangkap Pengguna Sabu, Polisi Temukan Kartu Pers

( kata)
Tangkap Pengguna Sabu, Polisi Temukan Kartu Pers
Tersangka saat diamankan petugas. Dok Polres Lambar


LIWA (Lampost.co) -- Erp (38), warga Pekon Tanjungraya Kecamatan Sukau, Lampung Barat, diamankan petugas karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu. Selain menyita barang bukti sabu, polisi juga menemukan kartu pers.

Kasat Narkoba Polres Lambar Iptu Dailami mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi, mengatakan tersangka ditangkap saat melintas di jalan raya sekitar Hamkatir Pekon Bandarbaru, Sukau, Senin, 28 September 2020, sekitar pukul 22.00.

"Tersangka Erp ini sifatnya hanya sebagai pemakai saja," kata dia.

Menurutnya, untuk warga yang tertangkap karena kasus narkoba di wilayah Lambar ini umumnya adalah sebagai pemakai dengan pemasoknya dari luar daerah.

"Kalau untuk wilayah Lambar pemasoknya rata-rata Sumsel. Kemudian di wilayah Pesisir Barat pemasoknya dari Tanggamus dan sekitarnya," tambahnya.

Sementara itu, tersangka mengakui jika dirinya mengantongi kartu pers dari media inspirasi. Namun kartu itu belum sempat digunakan karena dirinya sudah keburu diamankan petugas karena kasus narkoba.

"Saya tadinya ingin menjadi wartawan dan selama beberapa minggu saya sudah belajar di Kotabumi yang hingga akhirnya mendapat kartu ID dari biro Kotabumi itu," kata dia.

Namun setelah memegang kartu itu dan karena masih mengurus pekerjaan lain yakni sebagai pedagang agen buah, maka ia mengaku belum sempat menggunakaanya dan melaksanakan tugas sebagai wartawan.

"Tadinya mau jadi wartawan media inspirasi untuk wilayah Lampung Barat. Kartu itu baru satu bulan diterima tapi belum sempat melaksanakan tugas sudah keburu diamankan," kata Erp.

Ia mengaku, diamankan petugas saat melintas di Hamkatir ketika hendak nonton organ tunggal di Sebelat. Sabu rencananya untuk dipakai di arena organ tunggal. Ia dapat stok sabu beli di OKU, Sumatera Selatan.

"Saya makai sabu kadang-kadang saja dan tidak setiap hari karena bergantung dengan kondisi keuanganya juga sama kadang sulit nyari barangnya," kata dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Berita Terkait


Komentar