#pertanian#beritalampura#kacangtanah

Tanam Kacang Tanah di Lampura Ditarget 500 Ha

Tanam Kacang Tanah di Lampura Ditarget 500 Ha
Warga Desa Kemalo Abung, Kecamatan Abung Selatan menjemur kacang tanah hasil panen, sebelum proses penyimpanan beberapa hari lalu. LAMPUNG POST/YUDHI HARDIYANTO


Kotabumi (Lampost.co): Dinas Pertanian Lampung Utara menargetkan melakukan penanaman kacang tanah di wilayah setempat seluas 500 hektare (ha) di 2020. Prospek ekonomi untuk pengembangan kacang tanah masih terbuka lebar. Dengan harga yang relatif stabil di pasaran serta daya simpan yang cukup panjang menjadi pertimbangan komoditas kacang tanah layak menjadi alternatif pilihan untuk dibudidayakan petani.  

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan, Dinas Pertanian (Distan), Kabupaten Lampung Utara, Sugiman, mengatakan potensi budidaya kacang tanah di Lampura sekitar 500 hektare (ha) areal lahan. Pihaknya sudah mengajukan pemintaan bantuan benih kacang tanah untuk musim tanam (MT) rendeng Maret--April 2020 ke Kementerian Pertanian (Kementan) dan Dinas Pertanian Provinsi Lampung. 

"Saat ini kami masih menunggu bantuan benih unggul kacang tanah dari instansi terkait. Sebab, kendala pengembangan kacang tanah adalah kurangnya ketersediaan benih unggul seperti varietas talam 1, hypoma 1, hypoma 2, takara 1, dan takara 2," ujarnya, Jumat, 6 November 2020.

Dia menjelaskan di pasaran harga kacang tanah kulit basah berkisar Rp7--8 ribu per kilo. Sedangkan kacang tanah kering Rp11--12 ribu  per kilo. Khusus untuk kacang tanah kering yang telah di kupas berkisar Rp20 ribu per kilo.

"Harga biasanya akan mengalami kenaikan pada hari-hari besar keagamaan misalnya saat Idulfitri maupun Iduladha," ujar dia.

Walau memiliki nilai jual yang tinggi, pengembangan tanaman kacang tanah di Lampung Utara tidak dibudidayakan petani secara khusus. Rata-rata, tanaman kacang tanah itu hanya menjadi tanaman sela komoditas pertanian tertentu seperti jagung, singkong maupun di tanam di pekarangan rumah saja. 

"Usia panen kacang tanah berkisar 90 hari. Bila dioptimalkan hasil panen kacang tanah per hektar berkisar 2--3 ton. Keuntungan lain dari budidaya kacang tanah ini adalah tanah menjadi lebih subur karena akarnya
bersimbiosis dengan bakteri rhizobium leguminosarum yang dapat mengikat nitrogen dari udara, sehingga akan mengurangi penggunaan pupuk urea," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait