#banjir

Tambang Batu Diduga Jadi Penyebab Banjir Jalinbar Pringsewu

Tambang Batu Diduga Jadi Penyebab Banjir Jalinbar Pringsewu
Jalan lintas barat KM 34-35, Pekon Tambahrejo Barat, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, terendam banjir. Dok


Pringsewu (Lampost.co) – Jalan lintas barat KM 34-35, Pekon Tambahrejo Barat, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, menjadi langganan banjir saat hujan. Kondisi itu disinyalir dari adanya tambang batu.

Kepala BPBD Pringsewu, Edi Sumber Pamungkas, mengatakan banjir yang sering terjadi di jalinbar diduga akibat tambang batu di sisi kanan jalan. Selain itu, sempitnya drainase dan tidak adanya tempat pembuangan air saat hujan juga menjadi pemicu.

Ia meminta pemerintah yang berwenang atas pemeliharaan jalinbar tersebut dapat memberikan solusi. Sebab, banjir hingga 30 sentimeter itu turut menghambat arus lalulintas. “Bahkan, membuat banyak kendaraan menjadi mogok,” ungkap Edi, Minggu, 16 Januari 2022.

Untuk itu, dia menyarankan dinas terkait, seperti Dinas PUPR mencarikan solusinya dan dikoordinasikan dengan provinsi atau pusat. “Kalau BPBD tidak memiliki kewenangan untuk mengatasi penyebab banjir tersebut. Kami hanya bertugas menangani warga terdampak banjir," ujarnya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait