#pemkabtuba#beritalampung

Taman Kampung Kahuripan Dalam Jadi Lokasi Wisata Lokal Baru

Taman Kampung Kahuripan Dalam Jadi Lokasi Wisata Lokal Baru
Bupati Winarti meresmikan balai kampung dan taman ramah anak. Istimewa


Menggala (Lampost.co) -- Pemerintah Kampung Kahuripan Dalam, Kecamatan Menggala Timur, Tulangbawang, membangun balai kampung dan taman ramah anak. 

Kedua fasilitas umum (fasum) itu dibangun guna mendukung kelancaran aktifitas pelayanan serta penyediaan tempat rekreasi bagi masyarakat. 

Kepala Kampung Kahuripan Dalam, Roswati, mengatakan tahapan pembangunan balai kampung di mulai sejak 2019. Sebab, sejak dilantik pada 2017 lalu, ia terpaksa berkantor dengan menyewa rumah warga, karena tidak memiliki balai kampung. 

Pembangunan fasilitas yang menghabiskan dana senilai Rp500 jutaan itu, digunakan untuk membeli lahan, membangun gedung, dan fasilitas balai kampung. 

"Anggaran pembangunan berasal dari dana desa sebesar Rp502 jutaan. Pembangunan dilakukan untuk mendukung aktifitas pelayanan terhadap masyarakat," ujar Roswati, Jumat, 24 September 2021.

Sedangkan untuk pembangunan taman ramah anak atau taman Sorga (Sarana Olarraga), dibangun melalui dana desa 2021 dan Bantuan Ekonomi Kreatif Mandiri Bergerak Melayani Warga (BMW) sebesar Rp160 jutaan. 

Di lokasi taman Sorga itu, terdapat sejumlah fasilitas tersedia seperti tempat bermain anak dan gazebo. Selain menjadi lokasi reaksi bagi masyarakat, taman itu juga akan difungsikan sebagai roda penggerak perekonomian warga. 

"Di taman itu dapat digunakan warga untuk berdagang. Dengan begitu, akan ada tempat usaha baru bagi warga yang secara otomatis menambah pendapatan," kata dia. 

Roswati mengaku, mendesain taman ramah anak itu menjadi multifungsi yakni menjadi tempat rekreasi sekaligus tempat olah raga. Namun, hal itu terganjal akibat keterbatasan dana. 

Ia mengaku, meminta bantuan kepada Pemkab untuk membantu melengkapi sarana dan prasarana olahraga melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga Tulangbawang. 

"Bupati waktu peresmian langsung memberikan bantuan untuk taman ramah anak Rp25 juta, Rp20 juta untuk kelompok musik kesenian, dan Rp20 juta untuk infrastuktur di balai kampung yang baru berdiri," ujar dia. 

Bupati Tulangbawang, Winarti, mengapresiasi dan mendukung program pembangunan itu. Ia berharap, berdirinya balai kampung dapat menunjang kinerja aparatur kampung dalam memberikan pelayanan. 

Ia menilai, pembangunan taman di kampung sangat penting, karena selain mempercantik perwajahan kampung, juga sebagai alternatif sarana wisata. 

"Selain itu, taman kampung bisa dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Warga kampung bisa berjualan di sekitar taman, " kata Winarti.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait