#internasional#taliban

Taliban Siap Bebaskan 20 Orang Pemerintahan Afghanistan

Taliban Siap Bebaskan 20 Orang Pemerintahan Afghanistan
Jubir Talibn Suhail Shaheen. (Foto: AFP)


Kandahar (Lampost.co) -- Kelompok militan Taliban berencana membebaskan 20 orang dari pemerintahan Afghanistan di kota Kandahar. Ini akan menjadi pembebasan tahanan pertama dari kubu Taliban sejak dimulainya dialog damai di Afghanistan.

"Hari ini, 20 tahanan dari pemerintahan Kabul akan dibebaskan," kata juru bicara Taliban, Suhail Shaheen, via Twitter, dikutip dari laman Al Jazeera, Minggu 12 April 2020. Ia menyebut 20 tahanan itu akan diserahkan ke perwakilan Komite Palang Merah Internasional.

Pengumuman Taliban disampaikan usai Pemerintah Afghanistan membebaskan sejumlah militan dari grup tersebut. Pengumuman juga disampaikan setelah kepala pasukan Amerika Serikat dan NATO di Afghanistan bertemu dengan para petinggi Taliban. 

Mereka semua bertemu untuk mendiskusikan cara menurunkan angka kekerasan di seantero Afghanistan.

Sejak Rabu lalu, Pemerintah Afghanistan telah membebaskan 300 militan Taliban sebagai bagian dari perjanjian damai yang ditandatangani antara AS dan Taliban. Poin lain dari perjanjian tersebut adalah penarikan pasukan AS dari Afghanistan, dan sebagai gantinya Taliban akan menjamin sektor keamanan di negara tersebut.

Perjanjian damai juga mengatur mengenai dialog damai secara langsung antara Pemerintah Afghanistan dan Taliban. Sebelum ada perjanjian tersebut, Taliban selalu menolak untuk berdialog langsung dengan Afghanistan.

Dalam perjanjian turut disebutkan bahwa Afghanistan harus membebaskan sekitar 5.000 militan Taliban. Sementara Taliban diwajibkan membebaskan sekitar 1.000 orang pemerintahan Afghanistan.

Pekan kemarin, sekelompok kecil Taliban sempat menemui perwakilan Afghanistan untuk membicarakan pertukaran tahanan. Namun Taliban mengakhiri pertemuan secara dini karena Afghanistan hanya bersedia membebaskan sedikit militan.

Taliban mengingatkan bahwa pembebasan 20 orang pemerintahan Afghanistan ini bukan berarti pihaknya siap melanjutkan dialog.

"Tidak, proses (dialog damai) belum berlanjut. Ini hanya itikad baik (dari Taliban) untuk mempercepat proses pertukaran tahanan," tutur jubir lainnya dari Taliban, Zabihullah Mujahid kepada kantor berita AFP.

EDITOR

Bambang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait