#kantorbpp#rap#pembangunan#bandarlampung#dinaspertanian

Tak Sesuai RAP, Atap Kantor BPP Dibongkar

Tak Sesuai RAP, Atap Kantor BPP Dibongkar
Papan informasi pengerjaan renovasi kantor BPP di Jalan Pramuka, Kemiling, Bandar Lampung, oleh CV. Tiga Jaya Utama. Lampost.co/Deta Citrawan


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Mengenai mangkraknya pembangunan atap pada kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) yang berada di Jalan Pramuka, Kemiling, Bandar Lampung, pihak pelaksana secepatnya akan membongkar ulang. Sebab, tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP).

Deri, Pelaksana dari CV. Tiga Jaya Utama mengatakan,  besok atau lusa,  pihaknya akan membongkar ulang  pekerjaan rangka atap pada bangunan kantor BPP yang telah terpasang.

"Itu tidak sesuai dengan spek, karena sesuai di gambar C 0,75 . 0,74.  Sedangkan yang sudah terpasang karena itu borongan yaitu 0,70, maka nanti itu akan kita bongkar yang sesuai SNI. Makanya kita berhentikan,  karena kita enggak mau begitu sebab kita baru tahu sesudah terpasang," ujarnya, Rabu 21 Agustus 2019.

Dirinya menyangkal bahwa kelalaian dalam proses pemasangan rangka atas baja ringan adalah kesalahan dari pemborong.

"Kalau itu kayaknya kelalaian dari si pemborong, biar cepat kita borongkan melihat waktu pekerjaan yang mepet. Kita serahkan agar disesuaikan dengan biasanya dikerjakan, ternyata tidak," sangkalnya.

Pihaknya juga menepis adanya dugaan tentang proses pelaksanaan pemasangan rangka baja pada atap bangunan,  yang dinilai tidak sesuai oleh CV. Tiga Jaya Utama, sebab menurutnya pengerjaan masih berjalan dan belum dapat dikatakan tidak sesuai.

"Kerjaan kan masih berjalan, kecuali barang tidak sesuai dan proses pengerjaan telah selesai, enggak apa-apa dituntut atau dicurigai begitu.  Dan waktu ini masih kisaran 3 bulan lagi, maka kami menepis dugaan itu, sedangkan masih banyak item yang harus dikerjakan," kilahnya.

Untuk diketahui bahwa,  CV. Tiga Jaya Utama merupakan pelaksana untuk kegiatan renovasi bangunan kantor BPP yang berada di Jalan Pramuka, Kemiling. Besaran anggaran senilai Rp487.822.600 yang bersumber dari DAK tahun 2019, Dinas Pertanian Bandar Lampung.

Karena adanya dugaan pengerjaan yang tidak sesuai, proses pemasangan atap rangka baja sempat terhenti sejak sepekan lalu.

Akibatnya,  proses pengerjaan lain seperti pengecatan dinding,  dan pemasangan keramik belum dapat dilakukan oleh pekerja dilokasi.

EDITOR

Deta Citrawan

loading...




Komentar


Berita Terkait