#pemkab#bupati#ektp

Tak Perlu Repot, Hasil Cetak e-KTP di Lamtim Langsung Diantar ke Rumah Warga

Tak Perlu Repot, Hasil Cetak e-KTP di Lamtim Langsung Diantar ke Rumah Warga
Bupati Lamtim M. Dawam Rahardjo saat meninjau pelaksanaan pelaynanan administrasi kependudukan di Desa Betengsari, Kecamatan Jabung, Jumat (12/3/2021). Dok Pemkab Lamtim


Sukadana (Lampost.co) – Proses pembuatan KTP Elektronik (e-KTP) dan permohonan administrasi kependudukan lainnya di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) bisa dilakukan hanya dengan mendatangi kantor kecamatan. 

Bupati Lamtim, M. Dawam Rahardjo, menjelaskan, setelah proses selesai, warga tidak perlu kembali ke kecamatan untuk mengambil hasil cetak. 

“Setelah e-KTP atau administrasi kependudukan lainnya sepeti KK, KIA, atau akta kelahiran selesai, warga tidak perlu mengambi ke kantor kecamatan atau ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sebab hasil cetak akan langsung diantar ke rumah lewat Kantor Pos,” tegas Dawam, saat meninjau langsung pelayanan adminsistrasi kependudukan, di Desa Betengsari, Kecamatan Jabung, Jumat, 12 Maret 2021.

Dawam mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamtim sedang benar-benar berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama kebutuhan terhadap administrasi kependudukan.

Selama ini, kata dia, kendala yang dialami masyarakat dalam pelayanan adminsitrasi kependudukan termasuk di antaranya harus datang langsung ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di Sukadana.

Dawam juga menegaskan, dalam proses pelayanan administrasi kependudukan tersebut tidak dikenakan biaya alias gratis.

“Kalau dikenakan biaya dalam pengurusan atau pelayanan administrasi kependudukan ini, maka Kepala Disdukcapil-nya akan saya copot,” tegas Dawam.

Pada kesempatan tersebut Dawam juga mengingatkan masyarakat yang mengajukan permohonan administrasi kependudukan agar memberikan identitas, alamat, dan data yang benar serta jelas. Tujuannya, agar setelah dicetak tidak ada kesalahan dan tidak perlu dilakukan perubahan.

Kemudian kalau ada kesalahan identitas atau data lainya, warga diminta segera mengajukan perbaikan agar dapat lekas diperbaiki. Proses perbaikan ini juga tidak dikenakan biaya apapun.

"Jangan lupa juga, setiap proses pengurusan administrasi kependudukan selalu mematuhi protokol kesehatan 5M untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran covid-19," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait