Koronacoronavirusmasker

Tak Pakai Masker, Warga Pringsewu Dihukum Push-up dan Nyanyi Lagu

( kata)
Tak Pakai Masker, Warga Pringsewu Dihukum Push-up dan Nyanyi Lagu
Operasi Yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan di Jl. Jend. Sudirman Pringsewu pada Rabu (16/9/20). Widodo

Pringsewu (Lampost.co) -- Petugas gabungan dari TNI-Polri dan Satpol PP mulai menggelar operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan, Rabu, September 2020.

Masyarakat yang kedapatan melanggar protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker, diberi sanksi sosial seperti membersihkan fasilitas umum, menyanyikan lagu nasional, push-up, dan mengucapkan janji tidak akan melanggar protokol kesehatan.

Dalam razia tersebut petugas gabungan memberhentikan dan memeriksa satu persatu kendaraan, baik roda dua ataupun roda empat. Bagi para pengemudi dan penumpang yang kedapatan tidak memakai masker langsung didata dan dijatuhi sanksi.

Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri diwakili Kabag Ops AKP Martono mengatakan, dalam pelaksanaan operasi Yustisi mengacu pada Instruksi Presiden No 6 tahun 2020 dan Peraturan Gubernur (Pergub) Lampung nomor 45 tahun 2020.

“Sanksi yang kami berikan itu sendiri merujuk pada Peraturan Gubernur Lampung nomor 45 tahun 2020 pasal 18, yang merupakan sanksi sosial," ungkapnya.

Kabag Ops mengakui, masih ada warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan sehingga terpaksa dijatuhi sanksi tersebut.

“Setidaknya 41 pelanggar dalam operasi yustisi di kenakan," ungkapnya.

Martono mengimbau masyarakat selalu patuh terhadap protokol kesehatan untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan secara berkala, dan menjaga jarak," ungkapnya. 

EDITOR

Winarko

loading...

Berita Terkait

Komentar