#infrastruktur#Jalan

Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Depan Bandara Radin Inten Semakin Rusak

Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Depan Bandara Radin Inten Semakin Rusak
Rusak parah jalan Abdul Gani tepat di depan Bandara Raden Intan II. Lampost.co/Febi Herumanika


Kalianda (Lampost.co) -- Jalan Abdul Gani dengan panjang 2,3 Km tepatnya di depan Bandara Radin Inten II, Desa Branti Raya kondisinya semakin memprihatinkan. Hingga kini belum ada tanda-tanda akan dibenahi pada 2022.

Toni (38), warga Desa Brantiraya meminta kepada pemerintah daerah terutama Dinas Pekerjaan Umum (Lamsel) atau Provinsi Lampung untuk membenahi jalan itu supaya akses warga tidak terhambat saat berpergian.

Selain untuk mempermudah akses jalan bagi warga, Jalan Abdul Gani merupakan jalan yang berhadapan langsung dengan Bandara Internasional milik Provinsi Lampung namun kondisinya rusak parah.

"Jalan rusak ini pas depan bandara hanya dipisahkan oleh ruko yang ada di depan jalan besar itu, kalau tidak ada ruko itu jalan ini kelihatan langsung dari bandara besar itu," katanya.

Kepala Desa Brantiraya, Ahmad Rizal mengatakan desanya merupakan desa di mana tempat bandar Internasional provinsi Lampung berdiri, sangat malu rasanya jika masih ada jalan yang rusak tepat di depan bandar.

"Tidak sampai 5 menit jalan kaki dari Jalan Abdul Gani yang rusak ini ke Bandar Raden Intan tetapi kondisinya rusak sejak tahun 2007 silam. Harus bagai mana lagi cara kami supaya negara ini peduli terhadap jalan desa kami," ungkap Rizal.

Rizal mengungkapkan sudah banyak langkah yang dilakukan untuk mengusulkan jalan milik kabupaten itu untuk dibangun tetapi faktanya setiap tahun terlewatkan. Pengajuan proposal yang dilakukan pihaknya sudah bosan bahkan sudah tidak terhitung jumlahnya.

"Saya buat mulus jalan itu sini kan uang Rp2,5 milir saja saya cor beton itu jalan. Buat bagus jalan begitu saja bingung," ungkapnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait