#covid-19indonesia

Tak Cuma Batuk, Nyeri Otot Bisa Jadi Salah Satu Gejala Covid-19

Tak Cuma Batuk, Nyeri Otot Bisa Jadi Salah Satu Gejala Covid-19
Foto: Ilustrasi/Freepik.com


Jakarta (Lampost.co) -- Berbagai gejala saat terkena Covid-19 tak hanya batuk dan sesak napas, tapi juga termasuk rasa nyeri sendi. Dalam laman resmi WHO, disebutkan bahwa masing-masing orang memiliki respons yang berbeda terhadap Covid-19.

Sebagian besar orang yang terpapar virus ini akan mengalami gejala ringan, sedang, sampai berat. Lebih lanjut, WHO menyebutkan rata-rata gejala akan muncul 5–6 hari setelah seseorang pertama kali terinfeksi virus ini, tetapi bisa juga 14 hari setelah terinfeksi.

Salah satu penyebab nyeri sendi yang paling umum adalah arthritis (radang sendi), baik osteoartritis maupun rheumatoid arthritis. Rasa nyeri biasanya muncul di tangan, pinggul, dan lutut. Sedangkan rheumatoid arthritis gejalanya berupa sendi yang lama-kelamaan melemah, terasa nyeri, dan mengalami penumpukan cairan.

Menurut Darmawan, pakar kesehatan dari PT Tradisi Untuk Semesta, nyeri sendi merupakan indikator bahwa tubuh sedang tidak beres dan bisa terjadi pada remaja hingga lansia.

Nyeri sendi juga menjadi indikasi bahwa tubuh terserang infeksi virus, seperti flu, batuk, gondongan, dan hepatitis. Dengan demikian, gejala nyeri sendi akibat infeksi virus sangat mungkin terjadi.

Suplemen yang membantu kesehatan

Berbagai langkah untuk mengatasinya bisa kamu lakukan, misalnya seperti dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung sida rhombifolia untuk sendi.

“Sidaguri (Sida rhombifolia) merupakan tanaman perdu yang bunga berwarna kuning dan akarnya bisa dijadikan untuk untuk obat nyeri sendi sehingga tubuh Anda bisa terhindar dari nyeri sendi,” ujar Darmawan.

Tak hanya itu, Sida rhombifolia juga dapat menghambat produksi enzim xantin oksidase (XO), yang merupakan enzim penting yang turut berperan dalam sintesa asam urat. Tanpa adanya XO, maka asam urat tidak akan terbentuk dan mencegah terjadinya serangan Gout.

Gout adalah jenis artritis yang ditandai dengan nyeri parah, kemerahan, dan nyeri di sendi. Gejala gout berupa sakit parah, kemerahan, dan bengkak pada sendi, biasanya jempol kaki. Serangan bisa datang tiba-tiba, biasanya pada malam hari. Selama serangan akut, pengobatan antiinflamasi dapat membantu menghilangkan rasa sakit dan mempersingkat lama serangan.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait