#danadesa

Tak Ada Pembangunan Infrastruktur di Palasaji Lamsel selama 2022

Tak Ada Pembangunan Infrastruktur di Palasaji Lamsel selama 2022
Pemdes Palasaji, Kecamatan Palas, Lampung Selatan saat menggelar musyawarah desa khusus penetapan BLT DD 2022, Kamis,24 Februari 2022. Dok Pemdes


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Desa (Pemdes) Palasaji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) memastikan untuk tidak melakukan pembangunan infrastruktur jalan. Hal itu sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Perpres tersebut mengatur sebesar 68% alokasi dana desa (DD) 2022 dengan rincian 40% untuk bantuan langsung tunai (BLT), sebsar 20% untuk ketahanan pangan, dan delapan persen untuk penanggulangan covid-19.

Kepala Desa (Kades) Palasaji, Herri Susanto menyebut, pemdes tidak memiliki anggaran yang cukup untuk kegiatan bidang infrastruktur.

"Tahun ini anggaran DD kami mengalami penurunan sekitar 20 persen. Belum ditambah ada aturan baru dari Perpres yang mengatur pengelolaan anggaran DD, di antaranya wajib untuk BLT," kata dia, Kamis, 24 Februari 2022.

Baca: Kades di Lamsel belum Ajukan Pencairan Dana Desa 2022

 

Dia mengatakan, tahun ini pihaknya menganggarkan BLT-DD 40% atau sebesar Rp277,2 juta untuk BLT sebanyak 77 keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap bulannya, masing-masing KPM akan mendapatkan Rp300 ribu.

"Untuk ketahanan pangan sebesar 20 persen kami akan membeli ternak sapi lima ekor dan membangun rumah potong hewan (RPH). Sedangkan, delapan persen untuk penanganan covid-19," kata dia.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait