#BLT#Bantuan

Tahun Ini, Jumlah KPM BLT-DD di Palasjaya Dipangkas

Tahun Ini, Jumlah KPM BLT-DD di Palasjaya Dipangkas
Pemerintah Desa Palasjaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, saat menggelar Musdesus validasi penetapan jumlah KPM BLT-DD di Kantor Desa setempat, Jum'at, 5 Februari 2021. Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Jumlah bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) Desa Palasjaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, pada 2021 diproyeksikan dipangkas mencapai 30 keluarga penerima manfaat (KPM). Padahal, jumlah KPM BLT-DD desa setempat pada 2020 mencapai 130 KPM.

Hal tersebut terungkap saat Pemerintah Desa Palasjaya menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) bersama BPD Palasjaya di Kantor Desa setempat, Jumat, 5 Februari 2021. Dalam Musdesus tersebut disepakati jumlah KPM BLT-DD pada 2021 hanya 100 KPM.

Kepala Desa Palasjaya, Sugiarto mengatakan pihaknya telah menyepakati jumlah KPM BLT-DD sebanyak 100 KPM. Setiap KPM nantinya akan mendapatkan BLT-DD Sebesar Rp300 ribu per bulan selama satu tahun.

"Sesuai aturan yang ada masing-masing KPM akan mendapatkan BLT-DD sebesar Rp300 ribu per bulan. Jadi, alokasi BLT-DD tahun ini dianggarkan sebesar Rp360 juta," kata dia.

Sugiarto mengatakan pihaknya bersama BPD setempat memangkas jumlah KPM BLT-DD tersebut lantaran ingin melanjutkan pembangunan yang sempat tertunda. Pihaknya pada 2021 akan membangun jalan rabat sepanjang 800 meter, lebar 3 dan tebal 0,15 meter yang melintasi Dusun I, IV dan V.

"Memang warga minta pembangunan jalan rabat beton dilanjutkan pada 2021. Karena jalan ini merupakan produksi pertanian masyarakat," kata dia.

Dengan adanya pemangkasan itu, kata Sugiarto, pihaknya akan memvalidasi kembali setiap calon KPM BLT-DD. Sehingga, penerima BLT-DD di desa setempat bisa tepat sasaran. "Ya, kami validasi lagi setiap KPM-nya. Kami ingin penyaluran BLT-DD benar-benar tepat sasaran," kata dia.

Sementara itu, Pendamping Desa Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Palas, Fahrul Ulum mengatakan dari 21 desa di Kecamatan Palas, setidaknya ada tujuh desa yang belum melaksanakan Musdesus validasi penetapan jumlah KPM BLT-DD.

"Dari yang sudah melaksanakan Musdesus ada 12 desa menetapkan jumlah KPM BLT-DD dipangkas. Pemangkasan jumlah KPM berkisar 20-40 KPM," kata dia.

Fahrul meminta kepada seluruh desa supaya dapat benar-benar memvalidasi para penerima BLT-DD. Untuk mendapatkan BLT-DD, ada empat syarat yang harus terpenuhi supaya tepat sasaran.

"Sekarang ini syarat untuk menerima BLT-DD, ada empat kategori, yakni miskin tidak terdata di DTKS, miskin terdata di DTKS tapi belum dapat Bansos lainnya, miskin kehilangan pencaharian dan keluarga memiliki penyakit menahun atau kronis," kata dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait