#beritalampung#beritabandarlampung#kriminal

Tahanan Yang Kabur dari RS Bhayangkara Masih Jalani Isolasi Covid-19

Tahanan Yang Kabur dari RS Bhayangkara Masih Jalani Isolasi Covid-19
Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Lampost.co/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co): Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad membenarkan bahwa ada seorang tahanan yahg kabur saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara pada Selasa, 22 November 2022.

Tahanan itu merupakan satu dari tiga tersangka yang baru saja diungkap oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung pada Jumat, 18 November 2022.

"Tersangka yang kabur adalah BS berusia 20 tahun berdomisili di Pesawaran atas kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan," kata dia, Selasa, 22 November 2022.

Pandra mengatakan tahanan itu dirawat di RS Bhayangkara karena dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan pada Sabtu, 19 November 2022.

Baca juga: Jaksa AM Mangkir dari Panggilan Polda Lampung dalam Kasus Mafia Tanah

"Sebelum dimasukkan ke ruang tahanan Polda Lampung, ketiga tersangka dilakukan pengecekan kesehatan, diantara ketiga tersangka tersebut BS dinyatakan positif Covid-19, sehingga lakukan isolasi di RS Bhayangkara Polda Lampung," kata dia. 

Selanjutnya, Polda Lampung membentuk tim khusus untuk melakukan  pengejaran dan penangkapan terhadap BS. Polda Lampung menegaskan tidak akan segan memberikan tindakan tegas terukur, jika tersangka tidak segera menyerahkan diri. 

"Tim dari Jatanras Tekab 308 tengah memburu tersangka BS. Dalam kesempatan ini kami Polda Lampung meminta kepada pihak keluarga ataupun kerabat yang mengenali dan mengetahui keberadaan pelaku, agar segera diserahkan ke pihak berwajib atau kantor polisi terdekat," kata Pandra. 

Berita terkait: Seorang Tahanan Diduga Kabur Saat Dirawat di RS Bhayangkara

Pandra menegaskan kembali bahwa itikad baik dari tersangka maupun keluarga BS untuk menyerahkan diri dapat memberikan keringanan hukuman yang akan diterimanya. 

"Sekali lagi kami tekankan jika pelaku kooperatif dengan kesadarannya menyerahkan diri, itikad baiknya tersebut akan mempengaruhi hukuman yang diterima," ujarnya.

Selanjutnya, Polda Lampung juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap petugas yang menjaga tersangka di RS Bhayangkara. Pemeriksaan dilakukan oleh Bid Propam Polda Lampung, dimulai sejak Selasa, 22 November 2022 setelah kejadian itu berlangsung. 

"Bagi petugas yang menjaga akan kami selidiki apakah ada kelalaian dalam bertugas atau seperti apa, tentunya akan diproses dan ditangani oleh Bid Propam Polda Lampung. Ketika terbukti ada kelalaian maka akan berpotensi untuk dilakukan sanksi kode etik," ujar Pandra. 

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait