#semeru#erupsi

Syuting di Posko Korban Semeru, Netizen Serukan Boikot Sinetron TMTM

Syuting di Posko Korban Semeru, Netizen Serukan Boikot Sinetron TMTM
Sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda. Instagram


Jakarta (Lampost.co) -- Sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda (TMTM) membuat masyarakat Lumajang dan korban letusan Gunung Semeru marah. Pasalnya, sinetron tersebut menggelar syuting di posko pengungsian korban letusan Semeru.

Dalam unggahan relawan Semeru, tampak sejumlah pemain sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda menggelar syuting di dekat tenda-tenda pengungsian. Akibatnya, muncul seruan untuk memboikot sinetron yang dibintangi Chris Laurent dan Alisia Rininta itu.

Baca juga: Dikecam Netizen, Posko Korban Letusan Semeru Jadi Tempat Syuting Sinetron

"Lumajang masih dalam suasana berkabung. Mayat saudara-saudara kami yang terkubur material Semeru masih dalam harapan bisa ditemukan. Tim Anda datang ke pengungsian hanya untuk shooting film. Ditambah lagi aktor dan aktrisnya beradegan pelukan di depan anak-anak. Sungguh sangat menyakiti hati kami," bunyi seruan boikot sinetron TMTM.

Kemarahan warganet lalu terpusat pada media sosial televisi yang menayangkan sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda (TMTM). Termasuk rumah produksi Verona Indah Pictures. 

"Tolong jangan memanfaatkan situasi di kota kami, hati kami masih tidak tenang dan trauma," tulis warganet.

"JAHAT BANGET BIKIN FILM DI AREA SEMERU. HATI KAMI MASIH SAKIT GARA-GARA TRAUMA SEMERU, KENAPA SIH JAHAT," tulis yang lain.

Peristiwa itu awalnya diungkapkan Cakyo Saver yang merupakan Relawan Semeru. Dia menyayangkan lokasi bencana dijadikan tempat syuting sinetron. Warganet pun mempertanyakan kepada Bupati Lumajang Thoriqul Haq, dari mana sinetron itu memperoleh izin syuting.

"Kepada bapak bupati @thoriqul.haq tercinta kenapa malah mendapatkan izin untuk melakukan syuting?," tulis akun pesona_lumajang.

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait