#rabies#hewanpenularrabies#vaksinrabies#beritalampura

Sweeping Anjing Liar di Lampura Sasar 3 Desa

Sweeping Anjing Liar di Lampura Sasar 3 Desa
Ilustrasi (Foto: Dok/Google Images)


KOTABUMI (Lampost.co) -- Antisipasi penyebaran penyakit rabies, menyusul adanya kasus gigitan anjing liar pada satu warga Desa Sumberarum, Kecamatan Kotabumi, pada Minggu (9/9/2018) lalu yang diketahui positif terinfeksi virus rabies, petugas peternakan setempat akan menggelar weeping anjing liar di wilayah setempat.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Peternakan pada Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Utara, Aris Siswoyo, di ruang kerjanya, Rabu (19/9-/018) mengatakan sebagai antisipasi penyakit rabies akibat gigitan anjing liar pihaknya akan segera melakukan sweeping pada anjing liar di Desa Sumberarum. Distan juga akan melakukan sweeping di desa tetangga yang berdekatan, yakni Sri Basuki dan Rejosari.

"Pertimbangan pelaksanaan sweeping akan dilakukan di tiga desa, yakni Desa Sumberarum yang menjadi lokasi kejadian kasus gigitan dan Desa Rejosari serta Desa Sri Basuki yang lokasinya berdekatan dengan Desa Sumberarum. Sebab, penyebaran rabies antar hewan pembawa rabies (HPR) berada pada radius 5 - 10 km. Dan berdasarkan estimasi jarak, dua desa tetangga tersebut masuk pada radius penyebaran rabies antar HPR," ujarnya pada Lampost.co.

EDITOR

Yudhi Hardiyanto

loading...




Komentar


Berita Terkait