#beras#petani

Surplus Beras, Mesuji Diklaim Mampu Pasok Kebutuhan Bangka Belitung

Surplus Beras, Mesuji Diklaim Mampu Pasok Kebutuhan Bangka Belitung
Ilustrasi. Dok. MI


Mesuji (Lampost.co) -- Mesuji mengalami surplus beras mencapai 146.000 ton setiap tahunnya. Bahkan, Mesuji diklaim mampu pasok beras hingga ke Bangka Belitung (Babel).

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Hendra Cipta menjelaskan produksi beras di Mesuji terus meningkat dari tahun ke tahun. Sementara kebutuhan konsumsi lokal masyarakat Mesuji cenderung tetap. Sehingga setiap tahunnya Mesuji surplus beras sekitar 146.000 ton.

"Salah satu cara untuk meningkatkan daya saing beras Mesuji adalah dengan menjajaki kerjasama perdagangan antardaerah. Salah satu daerah strategis yang bisa menjadi wilayah pemasaran beras Mesuji adalah Provinsi Kepulauan Babel," jelas Hendra, Rabu, 16 Juni 2021.

Hendra menerangkan, jika audiensi sudah dilaksanakan Selasa, 15 Juni 2021, antara Pemkab Mesuji dengan pemerintah Provinsi Babel yang diwakili oleh Kepala Dinas Perindag Provinsi Babel, Tarmin.

Dijelaskan kembali oleh Hendra, Tarmin menyampaikan bahwa Babel mengalami devisit perdagangan khususnya komoditas pangan pokok, seperti Beras, Jagung, dan Daging sapi sehingga perlu disuplai dari daerah lain .

"Untuk beras misalnya, produksi lokal Babel  hanya mencukupi sekitar 34% dari kebutuhan konsumsi perkapita per tahun. Sekitar 66%  atau sekitar 76.000 ton dipenuhi dari Jakarta melalui pasar induk Cipinang yang beras nya berasal dari Jawa Barat dan sekitarnya. Kondisi tersebut adalah peluang bagi Mesuji untuk memasok kebutuhan beras bagi provinsi kepulauan Babel," lanjut Hendra.

Lebih lanjut Hendra menyampaikan dari segi geografis, Mesuji cukup dekat dengan Babel. Kerjasama perdagangan ini didukung juga oleh sarana transportasi yang memadai.

"Dari sisi transportasi darat,  ada  jalan tol trans Sumatera Lampung-Palembang lanjut ke pelabuhan Tanjung Api Api di Palembang. Sampai pelabuhan Muntok di Bangka Barat. Dari sisi transportasi laut juga didukung dengan akan dibukanya  jalur transportasi laut dari Pelabuhan regional Sungai Sidang Mesuji ke Bangka Belitung melalui pelabuhan Sadai dan Toboali di Bangka Selatan," lanjut Hendra.

Selaku pemerintah, pihaknya siap fasilitasi dan hubungkan antar pelaku usaha perberasan di dua daerah.

"Yang penting dari sisi kuantitas dan kualitas, juga dari sisi harga, beras Mesuji bisa bersaing. Dengan dibukanya kerja sama perdagangan antar daerah ini bisa meningkatkan daya saing komoditas unggulan Mesuji. Sehingga bisa memberi kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Mesuji," imbuhnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait