#pssi#timnas#sepakbola

Suporter Minta PSSI dan Shin Tae-yong Turunkan Ego

( kata)
Suporter Minta PSSI dan Shin Tae-yong Turunkan Ego
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.Medcom.id/Rendy Renuki

Jakarta (Lampost.co) -- Kritik pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong kepada PSSI yang muncul di salah satu media di Korea Selatan membuat gaduh para pecinta sepak bola Tanah Air. Hal tersebut dikhawatirkan membuat persiapan timnas senior dan U-19 terpengaruh.

Oleh karena itu, Ketua Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) Ignatius Indro berharap agar PSSI dan Shin bisa meredam masalah ini secara internal. Ia meminta kedua pihak bersikap dewasa dan tidak mengumbar masalah tersebut ke publik.

"Kami harap kedua pihak menyelesaikan masalah secara dewasa, jangan sedikit-sedikit baper, tiba-tiba ngomong di media. Ini harus diselesaikan secara dewasa," katanya ketika dihubungi Medcom.id pada Selasa malam, 23 Juni 2020.

"Kami harap juga tujuannya memajukan sepak bola Indonesia. Jangan sampai ego pribadi mengalahkan tujuan memajukan sepak bola Indonesia," ujarnya.

Indro memahami keinginan Shin untuk menggelar pemusatan latihan (TC) di Korsel. Namun, ia menilai kondisi finansial PSSI saat ini tak memungkinkan TC di luar negeri.

"Kalau permintaan dia TC di Korea agak berat karena PSSI sendiri sedang menghentikan liga, jadi tidak ada pemasukan. Tentunya kalau TC di Korea akan memakan biaya yang cukup besar," katanya.

Dia berharap Shin masih bisa melanjutkan pekerjaannya sebagai pelatih timnas senior dan U-19. Ia tak ingin kejadian yang menimpa Luis Milla terulang.

Milla dibiarkan pergi setelah kontraknya habis. Padahal, pelatih asal Spanyol itu dinilai bisa memperbaiki permainan timnas.

"Kami enggak mau kejadian kayak Luis Milla terulang, tapi ada perbedaan sedikit antara kasus Luis Milla dan STY ini. Kalau Luis Milla lebih karena mismanajemen PSSI saat itu, tapi kalau ini mungkin masalah komunikasi yang utama," ujarnya.

"Saya pikir masalah komunikasi ini masih bisa diperbaiki. Selama kedua pihak memiliki kedewasaan untuk menyelesaikan permasalahan ini," katanya.

EDITOR

Medcom

loading...

Berita Terkait

Komentar