#solar#bbm#beritalamsel#kelangkaansolar

Sulit dapat Solar, Nelayan Tradisional di Pesisir Timur Lamsel Sudah Sepekan Tak Melaut

Sulit dapat Solar, Nelayan Tradisional di Pesisir Timur Lamsel Sudah Sepekan Tak Melaut
SPBU di jalinpantim Simpanglima kecamatan Ketapang, Lamsel sudah sepekan ini tidak mendapat kiriman solar, sehingga sampai Jumat 4 Oktober 2019 solar kosong. Lampost.co/Aan Kridolaksono


KALIANDA (Lampost.co) -- Sejumlah nelayan tradisional di pesisir timur Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan tidak bisa melaut lantaran sejak sepekan terakhir, perahu motor mereka kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

"Biasanya kita dapat solar di SPBU Simpanglima, tapi sudah seminggu ini solar di SPBU kosong terus," kata Mukmin (42), seorang nelayan di TPI Ketapang, kepada Lampost.co, Jumat 4 Oktober 2019.

Sejak solar di SPBU kosong sepekan ini, Ia mengaku baru sekali melaut lantaran mendapatkan solar hanya di pedagang eceran. "Sekarang nyari dieceran enggak ada. Jadi nganggur lagi," katanya.

Hal senada diungkapkan Arman (37) nelayan di Paret 5 Desa Berundung,  Kecamatan Ketapang. Menurut keterangan pihak SPBU, ujar dia, kelangkaan solar dikarenakan setiap pengiriman BBM, kuota untuk SPBU dikurangi separonya setiap hari. "Tapi sudah seminggu ini solar kosong. Akibat pengurangan itu, nelayan kecil kena imbasnya," ujar dia.

Sebagai nelayan kecil, ia pun pasrah. Ia bersama nelayan tradisional lainnya hanya bisa berharap agar pemerintah menyediakan stasiun bahan bakar minyak untuk nelayan. "Mau bagaimana lagi kalau solar tidak ada. Kami juga tidak bisa memaksakan kehendak kalau sudah seperti ini. Kami cuma bisa berharap agar segera ada pasokan dan pemerintah menyiapkan SPBU khusus untuk nelayan di pesisir timur ini," harap Arman.

Terpisah, salah satu pertugas di SPBU jalinpantim Simpanglima, Kecamatan Ketapang yang enggan disebutkan namanya mengaku sejak Agustus lalu, kuota BBM jenis solar untuk SPBU Sompanglima Ketapang berkurang 8.000 liter per hari. Dimana sebelumnya mendapat kuota sebanyak 16 ribu liter per hari.

"Namun sudah sepekan ini SPBU tidak mendapat kiriman solar dari Depo Pertamina Panjang. Kami juga tidak tahu apa penyebabnya. padahal sepekan sebelumnya pasokan lancar walau cuma 8.000 liter per hari," pungkasnya.

EDITOR

Aan Kridolaksono

loading...




Komentar


Berita Terkait