#bansos#subsidi

Subsidi Listrik dan Elpiji Bakal Terhubung Bansos Mulai 2022

Subsidi Listrik dan Elpiji Bakal Terhubung Bansos Mulai 2022
Subsidi listrik. Ilustrasi


Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah akan mengubah skema penyaluran subsidi listrik dan subsidi elpiji 3 kilogram (kg) pada tahun depan. Rencananya, pemberian subsidi dilakukan secara tertutup dan terhubung dengan program bantuan sosial (bansos) lainnya.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu, mengatakan perubahan dilakukan karena pemerintah menganggap subsidi energi ini tidak tepat sasaran. Di samping itu, beban subsidi juga terus meningkat.

"Bagaimana pemerintah bersama-sama dengan dukungan dari DPR bersama-sama ingin memperbaiki masalah yang dihadapi ini cukup lama," kata Febrio dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR di Jakarta, Rabu, 9 Juni 2021.

Ia menjelaskan, pemerintah ingin mentransformasikan kebijakan subsidi berbasis komoditas agar diarahkan menjadi berbasis target penerima melalui integrasi dengan bansos. Namun, Febrio menyebut rencana itu perlu dilakukan secara bertahap.

"Dari berbagai jenis program subsidi kami lihat elpiji i salah satu yang paling tinggi inclusion error-nya, termasuk subsidi listrik. Sementara yang relatif bagus dalam konteks targeting dan tepat sasarannya ada PKH, PIP, bansos pangan, dan PBI," ungkapnya.

Untuk subsidi elpiji, pemerintah akan menyalurkannya kepada orang yang berhak menerima secara langsung bukan kepada produk. Sedangkan subsidi listrik diberikan kepada masyarakat miskin dan rentan sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Pelaksanaan transformasi ini tentunya dilakukan secara hati-hati mempertimbangkan waktu yang tepat, sesuai dengan kesiapan data dan infrastruktur serta perkembangan perekonomian pascapandemi covid," pungkas dia.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait