bombaliterorJI

Suara Bebek Jadi Kamuflase Upik Lawanga Merakit Senjata

Suara Bebek Jadi Kamuflase Upik Lawanga Merakit Senjata
Bungker Milik Taufiq Bulaga alias Upik Lawanga. Dok Polda Lampung


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Selain untuk penghasilan sendiri dan menyamar, ternak bebek di kediaman Taufiq Bulaga alias Upik Lawanga memiliki fungsi lain. Ia ditangkap pada 23 November 2020, di desa Sribawono, Kecamatan Way Seputih, Lampung Tengah.

Ternak bebek yang berada di bagian belakang rumah bersuara cukup bising. Hal itu dimanfaatkan oleh Upik yang dikenal warga sekitar dengan nama Saprudin atau Udin Bebek, sebagai ajang kamuflase agar suara pengetesan senjata api dan bahan peledak tersamarkan.

Baca juga: Penampakan Bungker Tersembunyi Teroris Upik Lawanga

Upik Lawanga juga dinilai pandai membaca situasi setempat. Rumahnya cukup sulit diakses karena berada di hamparan sawah yang luas, serta jarak dengan rumah tetangga berjauhan.

"Di dalam bungker, tempat persembunyian barang bukti, dan tempat perakitan senjata api serta peledak. Gunanya air setinggi lutut untuk kedap suara, suara bebek ini membuat pengaruh orang tidak terdengar suara (senjata)," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad, Sabtu 19 Desember 2020.

Menurutnya, senjata yang dirakit oleh Upik jenis laras panjang dan ada yang berukuran sedang. Beberapa anggota JI sudah ada yang memesan senjata tersebut. Upik berada di Lampung Tengah, hingga dikenal sebagai Udin Bebek sejak tahun 2013, sebelum berpindah-pindah.

"Upik disebut profesor karena kepandaiannya merakit senjata, dan bahan peledak," katanya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait