#pemilu2024#pilkada2024

Status Honorer Diklasifikasikan karena Rawan Digerakkan pada Pemilu

Status Honorer Diklasifikasikan karena Rawan Digerakkan pada Pemilu
Koordinator Divisi Pelanggaran Bawaslu Lampung, Tamri. Dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bawaslu Provinsi Lampung menilai ada celah bagi honorer untuk digerakkan pada Pemilihan Umum (Pemilu).

Koordinator Divisi Pelanggaran Bawaslu Lampung, Tamri, mengatakan Undang-Undang Manajemen ASN hanya mencakup ASN dan PPPK. Sementara pengklasifikasian status honorer masih dibahas Bawaslu dengan stakeholder terkait di tingkat pusat.

"Selama ini susah menggolongkan honorer masuk kategori mana. Bawaslu masih berdiskusi dengan kementerian terkait bisa menindak netralitas honorer atau tidak karena rawan digerakkan," ujar Tamri, saat konsolidasi antar kelembagaan Netralitas ASN dalam penyelenggaraan Pemilu 2024, di Swissbell Hotel, Selasa, 22 november 2022.

Dia juga mendukung langkah untuk menindak ASN yang massif digerakkan untuk kepentingan politik. "Bukan status honorer yang dilihat, tetapi lembaga tempat bekerja sebagai institusi yang harus netral. Jadi bisa ditindak kalau kepalanya menggerakan," katanya.

Dia menegaskan seluruh honorer menghindari kegiatan yang mengarah pada politik praktis.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait