#kekerasanjurnalis#ajibandarlampung

Standar Penanganan Kekerasan terhadap Jurnalis Harus Jelas

Standar Penanganan Kekerasan terhadap Jurnalis Harus Jelas
Diskusi Publik Potret Buram Demokrasi, Sabtu, 10 April 2021. Lampost.co/Umar


Bandar Lampung (lampost.co) -- Ketua LBH Pers Bandar Lampung, Chandra Mulyawan, menilai kepolisian sepatutnya memberikan standar yang jelas soal penanganan terhadap jurnalis.

Sebab, dalam pendampingan yang dilakukan selalu diarahkan pada sidang etik. Namun, ketika menempuh proses tersebut tidak ada kejelasan dari kepolisian.

Bahkan, pihaknya kesulitan mendapatkan informasi soal tahapan pidana. Sehingga, ia tidak pernah mendapatkan kejelasan atas kasus yang didampingi.

"Kalau berkaca pada Undang-undang Pers, yang menghalangi (pers) itu adalah pidana," kata dia, usai menjadi pembicara dalam Diskusi Publik Potret Buram Demokrasi, Sabtu, 10 April 2021.

Sementara itu, Kasubdit Bantuan Hukum Polda Lampung, AKBP Made Kartika, mengatakan peristiwa kekerasan terhadap jurnalis merupakan tindakan oknum bukan institusi.

Secara kelembagaan kepolisian memberikan arahan dalam bertugas. Kepolisian juga menekankan kepada setiap personel untuk mengedepankan etika. "Jika ada oknum melanggar etik yang dilaporkan, maka akan kami proses secara internal," pungkasnya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait