Vaksincovid-19

Sri Mulyani Utak-atik Sumber Dana Vaksin Gratis

Sri Mulyani Utak-atik Sumber Dana Vaksin Gratis
Menteri keuangan, Sri Mulyani. Dok


JAKARTA (Lampost.co) -- Pemerintah memutuskan untuk menggratiskan vaksin covid-19 bagi seluruh masyarakat. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan ada beberapa sumber dana yang akan digunakan pemerintah untuk pembiayaan vaksin gratis ini.

"Pertama, dalam Undang-Undang APBN 2021 ada anggaran yang kami cadangkan untuk vaksinasi sebesar Rp18 triliun," kata dia dalam video conference di Jakarta, Senin, 21 Desember 2020.

Pemerintah, lanjut dia, juga masih memiliki dana yang berasal dari sisa anggaran tahun ini. Dari alokasi anggaran kesehatan sebesar Rp99,5 triliun di tahun ini, masih ada Rp36,4 triliun yang akan dialihkan pemerintah untuk program vaksinasi tahun depan.

Ia menambahkan sumber pendanaan vaksin gratis juga bisa berasal dari anggaran kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah. Hal ini sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo, agar seluruh pihak memprioritaskan program vaksinasi.

"Kami akan lihat track record-nya tahun ini, berapa K/L yang bisa mengeksekusi belanjanya tahun depan. Kami lihat berapa DIPA (daftar isian pelaksanaan anggaran) mereka, dan kami lihat mana yang dianggap prioritas yang bisa dialihkan kepada vaksin," ujar dia.

Meski begitu, pemerintah akan sangat hati-hati dalam melakukan realokasi anggaran dari K/L maupun pemda ini. Pasalnya, pemerintah juga ingin tetap menjaga momentum untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui belanja pemerintah.

"Di satu sisi kami menjamin untuk kebutuhan vaksin dipenuhi dari APBN, sudah kami identifikasi cukup cermat. Di sisi lain kami minta K/L dan daerah tetap bertugas memulihkan ekonomi menggunakan APBN dan APBD," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait