#pajak#apbn

Sri Mulyani Ingin Dongkrak Penerimaan Pajak Demi Sehatkan APBN

Sri Mulyani Ingin Dongkrak Penerimaan Pajak Demi Sehatkan APBN
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut pemerintah akan berupaya mendorong kenaikan penerimaan pajak. Cara tersebut dinilai bisa kembali menyehatkan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Untuk itu berbagai reformasi di bidang keuangan dilakukan di antaranya mengevaluasi belanja dengan spending better dan memperbanyak sumber pembiayaan negara.

"Kunci poin penting konsolidasi dan penyehatan APBN adalah peningkatan pendapatan negara terutama di bidang pajak. Untuk itu reformasi di bidang pajak dan perpajakan menjadi penting," katanya dalam DJP IT Summit, Rabu, 18 Agustus 2021.

Dalam upaya reformasi pajak, Sri Mulyani menyebut ada dua hal penting yang harus menjadi perhatian yaitu kebijakan dan administrasi pajak. Keduanya bisa memanfaatkan teknologi digital, sehingga mendorong tercapainya reformasi pajak tadi.

"Teknologi digital merupakan peluang, tidak hanya di bidang ekonomi tapi juga sosial menggunakan teknologi digital. Dari sisi policy pajak dan administrasi perpajakan antar otoritas seluruh negara di dunia melakukan extraordinary untuk menyehatkan APBN-nya," ungkap dia.

Meski begitu, Sri Mulyani tetap meminta kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk menjaga kehati-hatian dalam memanfaatkan teknologi digital. Sebab, masalah kerahasiaan data tetap menjadi penting meskipun potensi penerimaan harus terus digali.

"Penggalian potensi tetap dilakukan, namun pada saat yang sama menjaga privacy, secrecy atau kerahasiaan, dan terus meningkatkan kepercayaan publik kepada Ditjen Pajak," pungkas dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait