#kriminal#Perampokan#Taksionline#beritalampung

Spesialis Perampokan Taxi Online Dibekuk Tim Polda dan Polresta Tangerang

Spesialis Perampokan Taxi Online Dibekuk Tim Polda dan Polresta Tangerang
Personel gabungan Polda Lampung dan Polresta Tangerang, Banten.(Foto:dok Polda Lampung)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Satreskrim Polresta Tangerang yang dibantu tim Resmob Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, menangkap tiga penadah dan tiga tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) spesialis mobil lintas provinsi, khususnya menyasar pengemudi taksi Online yang marak belakangan ini.
Tiga pelaku utama yakni Yosi, dan Supriadi Alias Bendel warga Bukit Kemuning, Lampung Utara, dan rekannya yakni Nofan, warga Kotaagung, Tanggamus. Sedangkan tiga penadah Lainnya yakni Andi, Iskandar dan Raden, warga Gisting Tanggamus.
Awalnya tim gabungan melakukan Lidik, dan mengetahui posisi sang penadah yakni Andi, yang telah membeli mobil rampasan Nofan Yosi CS. Ia dibekuk di kediamannya pada Jumat (30/3/2018) dini hari. Selanjutnya dari hasil pengembangan kembali dibekuk Raden yang membeli  mobil curian dari Andi sekitar pukul 04.00, tak lama berselang Andi Ditangkap dengan barang bukti yakni satu unit Suzuki Ertiga Putih.
"Jadi hasil lidik, awalnya penadah yang diamankan, jadi penadah ada penadahnya lagi," kata Dirreskrimum Polda Lampung AKBP Bobby Marpaung melalui Kasubdit III Jatanras AKBP Ruli Andi Yunianto, Minggu (1/4/2018).
Dari pengakuan Nofan, diketahui dalam beraksi, ia dibantu dua rekannya yakni, Yosi dan Supriyadi, yang tak lama berselang dibekuk di kediamannya di Bukit Kemuning, pada Jumat siang.  Pengungkapan kasus tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/11/K/III/2018/Sek Cisoka Tangerang, Tanggal 25 Maret 2018, dengan korban TEDDY RIANTO LIMAN, warga. Jalan Daan Mogot Kapling 100 Komplek Taman Surya 1 Blok D No.01 Rt.19/02 Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta-Barat.
"Kejadiannya Sabtu (24/3) jam 23.30 Wib, di Jalan Tol Jakarta Merak KM 44.400 Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, kita diminta Backup," ungkap mantan Kasubdit II Ditreskrimum Polda Lampung itu.
Modus yang dilakukan pelaku dengan cara memesan Taxi Online, kemudian mengancm Driver, lalu membuangnya di tempat yang sepi, lalu sopir taxi online ditinggalkan.
"Jadi korbannya itu driver Grab, untuk Laporan masih Lidik sama Polresta Tangerang," katanya.
Dari para pelaku, diamankan barang bukti yakni satu unit mobi Suzuki Ertiga warna Putih (B-2925-BKT) beserta STNK, Tiga unit HP (1 Xiaomi, 2 Nokia type 105) milik pelaku. Pelaku curas dijerat dengan pasal 365 KUHP, dan penadah dijerat dengan pasal 480 KUHP.

EDITOR

Asrul Septian Malik

loading...




Komentar


Berita Terkait