#bbm#solar

SPBU di Lampura Minta Jatah Solar Ditambah

SPBU di Lampura Minta Jatah Solar Ditambah
Ilustrasi solar. Dok MI


Kotabumi (Lampost.co) -- Pemerintah Daerah Lampung Utara (Lampura) akan mengajukan penambahan kuota solar sebagai tindak lanjut permohonan sebanyak empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Asisten II Sekretaris Kabupaten Lampura, Azwar Yazid mengatakan, pemerintah daerah siap mengakomodir aspirasi penambahan bahan bakar jenis solar tersebut asalkan sesuai dengan kebtuhan dan ketersediaan stok di lapangan. 

"Kami minta mereka mengajukan estimasi kebutuhannya. Mulai dari ketersediaan yang dimiliki, kebutuhan di lapangan, sampai perkembangan kepemilikan kendaraan," kata dia, Rabu, 1 September 2021.

Baca: Puluhan Kendaraan Antre Mengisi Bio Solar SPBU Kalibalok

 

Saat ini, lanjut Azwar, jatah bahan bakar bersubdi di beberapa SPBU telah dikurangi. Hal itu memicu petisi pengusaha dan mendesak adanya penambahan kuota.

"Selain ada pengurangan kuota, mereka juga mengeluhkan sering terjadi keterlambatan pengiriman," ungkapnya. 

Pemkab Lampura mengeklaim akan berkomitmen untuk mendorong terealisasinya keinginan masyarakat dan pengusaha demi tidak terjadi kelangkaan bahan bakar bio solar (B30) di lapangan.

"Mudah-mudahan ke depan akan selesai perhitungan yang kami minta. Lalu, ditindak-lanjuti dengan rekomendasi dari pemerintah daerah," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Lampura, Hendri menambahkan, pihaknya juga siap mengakomodir keresahan masyarakat terkait kelangkaan solar di wilayah tersebut. Dinas Perdagangan akan menggandeng unsur terkait dalam melakukan pengawasan di lapangan.

"Ke depan kita giatkan pengawasan di lapangan. Siapa-siapa saja yang berhak dan tidak, termasuk kasus lainnya," tambahnya.

Warga mengeluhkan tentang kelangkaan bahan bakar bersubsidi di beberapa SPBU di Lampura. Para sopir truk dan angkutan umum berharap isu kelangkaan stok ini bisa segera selesai melalui pengawasan yang lebih baik. 

"Ini kan barang subsidi, harusnya untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Faktanya, kami-kami yang hanya supir mobil orang ini selalu kehabisan, " ujar salah seorang pengendara.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait