#unila#prestasi

Sosis Nabati Karya Mahasiswa Unila Tingkatkan ASI Ekslusif

Sosis Nabati Karya Mahasiswa Unila Tingkatkan ASI Ekslusif
Promosi sosis nabati buatan tim PKM Mahasiswa Universitas Lampung (Unila). Dok. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Lima mahasiswa Universitas Lampung (Unila) berhasil menginovasi produk pangan olahan Veggie Sausage atau sosis nabati dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Unila bernama Vege Company.

Vege Company terdiri dari lima mahasiswa diketuai Salsabilla Aisyah Wijaya (Teknologi Hasil Pertanian 2020), beranggotakan Dinda Dwi Jessica (Teknologi Hasil Pertanian 2020), Irkhamna Annisa Wardatul Jannah (Teknologi Hasil Pertanian 2020), Bagus Gunawan (Agribisnis 2020), dan Farhah Bintang (Ilmu Komunikasi 2021).

Ketua PKM Vege Company, Salbilla Aisyah Wijaya mengatakan, ia dan kawan-kawannya membuat Veggie Sausage berangkat dari hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bahwa proporsi bayi usia 0-5 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif sebanyak 52,5%, yang artinya 5 dari 10 bayi usia kurang dari enam bulan belum mendapatkan ASI ekslusif. 

Menurut data Kemenkes (2015), capaian ASI eksklusif di Indonesia belum menyentuh angka yang diharapkan, yakni sebesar 80%.

"Veggie Sausage hadir untuk berkontribusi mengatasi permasalahan ASI eksklusif tersebut," katanya, Senin, 5 September 2022. 

Baca: RSUD Metro Targetkan Akreditasi Paripurna pada Akhir 2022

 

Ia menjelaskan, Veggie Sausage memiliki segudang nutrisi yang sangat baik bagi tubuh untuk dikonsumsi. Dikarenakan produksi pisang di Lampung sangat tinggi dan jantung pisang masih banyak yang belum diolah dengan maksimal. 

"Jantung pisang ternyata mengandung laktogogue yang dapat meningkatkan dan memperlancar produksi ASI," jelasnya. 

Hasil dari penelitiannya dituangkan kepada sosis nabati yang berbahan dasar jantung pisang dan tempe berkualitas premium. 

"Veggie Sausage 99 persen terbuat dari bahan nabati. Veggie Sausage diolah dengan bumbu dan rempah pilihan," ujarnya. 

Untuk harga, Salsa menaksir Veggie Sausage memiliki dua varian, isi tujuh pcs seharga Rp20.000 dan isi 15 pcs seharga Rp40.000. Selain itu Veggie Sausage dikemas secara higienis sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat. 

Selain berbahan jantung pisang, Salsa menambahkan bahan dasar tempe untuk pembuatan sosisnya. Diketahui tempe memiliki daya cerna tinggi serta mengandung beragam vitamin dan zat besi (Fe) yang dapat dimanfaatkan sebagai sinstesis sel Hb darah, terutama bagi ibu hamil dan menyusui.

"Berdasarkan uji laboratorium, Veggie Sausage memiliki 0,2 persen lemak total, 25 persen karbohidrat, dan 61 persen protein. Dengan tingginya kadar protein, Veggie Sausage dapat memenuhi 60 persen angka kecukupan gizi untuk meningkatkan ASI ekslusif," jelasnya. 

Dalam pengembangan proses inovasi sosis nabati ini, Salsa menuturkan jika ia membutuhkan setidaknya Rp7 juta untuk pengembangan inovasinya agar dapat berkembang di pasaran. 

Karena sosis ini sudah banyak yang menjual di pasaran, hanya saja menurutnya sosis nabati ini kali pertama ada di Lampung. 

"Mungkin untuk bahan baku dan peralatan lainnya sekitar Rp5 juta, lalu biaya akomodasi pemasaran untuk endorse sekitar Rp2 juta," ucapnya. 

Salsa menambahkan jika Veggie Sausage sudah terjual di sebagian penjuru Indonesia mulai dari Palembang, Lampung, Jawa, dan Kalimantan. 

"Untuk dapat membeli sosis nabati ini bisa melalui e-commerce Shopee; Veggie Sausage, Tokopedia; Veggie Sausage, Instagram;  veggiesausage.ofc, via Whatsapp di nomor  0821-7545-7672. Atau bisa klik link http://heylink.me/veggiesausage.ofc.," pungkasnya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait