#lakalantas#kecelakaan#beritalampung

Sopir Truk Penabrak Pedagang dan Pembeli Es Ditetapkan Jadi Tersangka

Sopir Truk Penabrak Pedagang dan Pembeli Es Ditetapkan Jadi Tersangka
Mobil truk usai menabrak tenda penjual es. Foto: Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Satlantas Polresta Bandar Lampung menetapkan sopir truk bernama Dani Afriana (39) warga Way Galih, Tanjungbintang sebagai tersangka pada peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Endro Suratmin, depan Perumahan RRI, Sukarame pada Sabtu, 31 Oktober 2020.

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka.

"Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan, sopir sudah kita tetapkan sebagai tersangka," ujar Kasatlantas Polresta Bandar Lampung, AKP Rafly Yusuf Nugraha, melalui Kanit Laka Iptu Jahtera, Selasa, 3 November 2020.

Tersangka diancam dengan Pasal 310 Ayat (4) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara.

"Diduga pelaku kehilangan konsetrasi, hingga terjadi kecelakaan," paparnya.

Sementara itu, tersangka Dani mengatakan dirinya mengajak anak dan istrinya saat akhir pekan tersebut dan tidak fokus saat dirinya berusaha memindahkan kaki sang anak yang tersangkut tuas perseneling.

"Anak saya tidur di mobil, kakinya mengenai tuas gigi jadi saya gak lihat jalan. Sadar-sadar pas berhenti nabrak orang di pinggir jalan," kata tersangka.

Kejadian bermula saat mobil truk Hino BE-9138-NB yang dikemudikan Dani melaju dari arah Lapangan Golf menuju ke arah Perumahan Permata Biru. Ketika akan melintasi perumahan RRI, pengemudi mobil tidak konsentrasi saat berkendara dikarenakan ketika berkendara pandangan pengemudi mobil melihat ke arah samping kiri bawah hendak mengeluarkan kaki penumpang mobil yang terjepit persneling mobil yang sedang tertidur disamping kiri pengemudi mobil menggunakan tangan kiri.

Tanpa disadari laju kendaraan mobil mengarah ke samping kiri mengakibatkan kendaraan mobil menabrak penjual dan pembeli yang sedang berada di warung tenda es yang ada di pinggir kiri badan jalan, serta motor yang sedang parkir.

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang meninggal yakni Vika Junjarti (25) warga Labuhan Maringgai, Lampung Timur; dan Nurlin Delimgga (30) warga Pesisir Barat. Keduanya sedang membeli es dan sempat dirawat di RS Imanuel Bandar Lampung. 

Dua orang lain yakni, Viki Mei (23) warga Labuhan Maringgai, Lampung Timur pembeli es dan Ida Puji Astuti (16) penjual es, keduanya mengalami luka-luka.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait