#BBM#ANGKOT

Sopir Angkot Keluhkan Harga BBM Terlalu Tinggi

Sopir Angkot Keluhkan Harga BBM Terlalu Tinggi
Salah satu angkot sedang menunggu penumpang di Unila. Lampost.co/Yudi Wijaya


Bandar Lampung (Lampost.co) – Sejumlah sopir angkot di Bandar Lampung mengeluhkan kenaikan harga BBM yang terlalu tinggi.

Salah satu sopir angkot trayek Rajabasa menuju Tanjungkarang, Sanjaya, mengatakan kenaikan harga BBM sangat terasa. "Yang biasanya modal Rp100 ribu sudah dapat 5 rit sekarang hanya bisa 3 rit," kata Sanjaya, Rabu, 21 September 2022.

Dia mengaku pendapatan saat ini menurun. "Kalau bisa tolong jangan disama ratakan lah harga bensin ini. Khusus untuk yang berpelat kuning ini kalau bisa ada subsidi atau seperti kemarin ada pertalite khusus (Plk) untuk angkutan umum (yang berpelat kuning)," kata dia.

Dia menjelaskan, para penumpang saat ini tidak terlalu ramai. "Untuk kenaikan tarif untuk saya sendiri sih belum ada. Namun rata-rata penumpang itu ngerti bahwa harga BBM sekarang ini naik jadi mereka sendiri saja yang biasanya ongkos Rp4 ribu sekarang ngasih Rp5 ribu," kata Sanjaya.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait