#bbm#solar

Solar dan Pertalite di Tulangbawang Langka

Solar dan Pertalite di Tulangbawang Langka
Antrian truk mengisi solar di SPBU sekitar Tulangbawang. Lampost.co/Ferdi


Menggala (Lampost.co) -- Bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan pertalite sulit di dapat di wilayah Tulangbawang. Khusus Pertalite mulai dirasakan sulit dicari masyarakat sejak pemerintah pusat menaikan harga pertamax 1 April lalu. 


Dari hasil pantauan Lampost.co di SPBU 24-345-115 Bawang Latak, Kecamatan Menggala, pertalite ludes sejak pukul 10.00 WIB, sedangkan solar habis satu jam kemudian. 

Rozi, salah satu pengemudi truk, mengaku terpaksa harus menginap di SPBU untuk bisa mendapatkan solar. 

"Dari Lampung sampai Pekanbaru susah nyari solar. Bahkan saya pernah menginap semalam di Jambi karena ngantre minyak," kata sopir lintas provinsi itu, Rabu, 6 April 2022.

Sopir lainnya, Yopi, turut mengeluhkan antre berjam-jam, tetapi saat tiba giliran solar habis.

"Gini nasib sopir, sudah berjam-jam antre malah habis. Terakhir saya ngisi minyak di tol Cengkareng, dari Bakauheni sampai sini kosong. Di sini ada malah enggak kebagian," ujar dia yang hendak menuju Pekanbaru, Riau. 

Ia berharap pemerintah mampu mengatasi kelangkaan BBM, karena membuat pengeluaran makin membengkak. 

"Kalau pas nginap kan harus keluar dana tambahan untuk makan dan minum. Sedangkan pendapatan kami ini enggak seberapa. Semoga pemerintah bisa segera mengatasi masalah ini, jangan sampai begini terus. Mau makan apa anak dan istri kami," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait