#Covid-19#LampungSelatan#Vaksin

Soal Vaksinasi, Dinkes Lamsel Masih Tunggu Juknis dari Kemenkes RI

Soal Vaksinasi, Dinkes Lamsel Masih Tunggu Juknis dari Kemenkes RI
Plt Sekretaris Dinas Kesehatan Lamsel Hari Surya Wijaya/Lampost/Juwantoro


Kalianda (Lampost.co): Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan  masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk pemberian vaksinasi Covid -19. 

"Ya, pemberian vaksin secara juknis masih menunggu dari Kemenkes RI. Tapi, untuk persiapan personel tenaga kesehatan sudah kami siapkan," ujar Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dinkes Lampung Selatan Hari Surya Wijaya, Senin, 7 Desember 2020.

Menurut Hari Surya Wijaya, tenaga vaksinasi sudah siapkan tenaga Public Safety Center (PSC) 119 dari tenaga medis yang ada di setiap Puskesmas di Lampung Selatan.

"Kami juga akan siapkan penganggaranya, apakah melalui APBN dan Biaya Tak Tertuga (BTT) APBD Lamsel melalui mekanisme recofusing," katanya.

Disinggung untuk apa penganggaran tersebut, Hari Surya Wijaya, menjelaskan anggaranya untuk transport tenaga medis yang akan melakukan vaksinasi. Selain itu, untuk sosialisasi sebelum penberian vaksin kepada masyarakat dan jop traning sebelum pemberian vaksin.

"Tapi, kami juga masih menunggu juknis  dari Kemenkes RI bagaimana mekanisme penganggaranya," jelasnya.

Dia menambahkan berapa vaksin yang akan diperoleh hingga kini belum ada kuotanya.

"Kami juga belum tahu berapa vaksin yang akan didapatkan Lampung Selatan. Namun  yang pasti vaksin tersebut diperuntukan seluruh masyarakat. Karena, vaksin ini untuk pencegahan penularan Covid -19," tambahnya. 

Dalam kesempatan itu, Hari Surya Wijaya, menyatakan pihaknya mengimbau agar masyarakat Lampung Selatan dapat mematuhi protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak (3 M).

"Kami harap masyarakat bisa patuhi protokol kesehatan. Sebab, kini masyarakat banyak abai prokes. Padahal, angka kasus Covid -19 di Lampung Selatan terus meningkat,"tegasnya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait