#pendidikan

SMAN 5 Perkenalkan Proses Demokrasi ke Siswa Implementasi Kurikulum Merdeka

SMAN 5 Perkenalkan Proses Demokrasi ke Siswa Implementasi Kurikulum Merdeka
Kepala SMAN 5 Bandar Lampung Hayati Nufus (kanan), bersama pengawas pembina SMAN 5 Ahyauddin (tengah), saat meninjau bazar siswa dalam kegiatan pesta demokrasi, Selasa, 13 September 2022. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) – SMA Negeri 5 Bandar Lampung perkenalkan proses demokrasi kepada siswa melalui pemilihan ketua OSIS.

Hal itu sebagai implementasi kurikulum merdeka (IKM) dari sekolah kepada murid. Selain tentang proses demokrasi juga mengadakan bazar yang melibatkan seluruh murid dari masing-masing kelas untuk belajar berwirausaha.

Kepala SMAN 5 Bandar Lampung, Hayati Nufus, mengatakan dalam pesta demokrasi yang digelar di sekolah setempat dapat dinikmati keindahan dan kemegahannya semua warga sekolah.

Menurutnya sekolah juga memfasilitasi apa yang direncanakan murid, menjadikan suatu proyek demokrasi dan berkaitan dengan kurikulum merdeka.

"Ini semua ide anak-anak dan pihak sekolah mendukungnya. Semoga pada 15 September akan terpilih ketua OSIS yang terbaik dari semua kandidat," ujar Nufus, Selasa, 13 September 2022.

Pengawas pembina SMAN 5 Bandar Lampung, Ahyauddin, mengatakan kegiatan itu menjadi ajang IKM perkembangan di SMA 5. Harapannya tidak ada suara yang tidak sah dalam pemilihan ketua OSIS itu.

Pembina OSIS dan Ketua Pelaksana, Yohanes Edi Purwanto, menjelaskan kegiatan itu bentuk pesta demokrasi yang diimplementasi siswa. Seluruh proses tahapan dilakukan agar para siswa tahu pemilihan anggota DPRD atau kepala daerah.

"Terdapat tiga tahapan test kesehatan, berkas, dan wawancara, dan pemilihan nomor urut. Mereka punya pasangan, memiliki banner sesuai nomor urut, ada juga arak-arakan kampanye, debat kandidat pemaparan program kerja," ungkapnya. 

Hal itu juga menjadi pilot project pendidikan antikorupsi dari KPK SMAN 5 Bandar Lampung. "Harapannya sekolah lain juga memberikan kebebasan kepada anak agar bersikap jujur. Kami ingin anak tahu cara proses pemilihan ketua OSIS yang baik dan benar. Ini proses dari demokrasi yang dimulai dari OSIS," katanya. 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait