#slank#vaksin

Slank Kenalkan Pendonor Darah Aktif Sejak 1989

Slank Kenalkan Pendonor Darah Aktif Sejak 1989
Prasetyo Nurhardjanto di acara Vaksin Slank untuk Indonesia (Foto: dok. Metro Tv)


Jakarta (Lampost.co) -- Personel Slank memperkenalkan seorang pria yang aktif mendonorkan darahnya sejak tahun 1989. Bahkan, pria bernama Prasetyo Nurhardjanto ini tak hanya mendonorkan darahnya.

 

Pras, sapaannya, telah 213 kali melakukan donor. Dosen sekaligus profesional human resources di perusahaan e-commerce ini 70 kali donor darah merah dan 138 kali donor trombosit, per Agustus 2021. Selain itu, Pras juga membantu pasien covid-19 dengan lima kali donor darah konvalesen.

Ketulusan hatinya itu membuat Pras mendapatkan khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tepatnya, penghargaan satya lencana kebaktian sosial. Drummer Slank, Bimbim, pun penasaran bagaimana Pras bisa lima kali melakukan donor darah konvalesen.

"Mas Pras sempat donor darah konvalesen sampai lima kali ya? Itu bagaimana ceritanya sih? Apakah dalam jangka waktu dekat kah?" tanya Bimbim dalam program Vaksin Slank untuk Indonesia di Metro TV.

"Jangka waktunya tiga bulan. Itu tahun lalu waktu saya terpapar covid-19 cukup parah," jawab Pras.

Pras mengatakan bahwa dirinya sempat mengalami gejala berat saat terpapar covid-19. Ia dirawat secara intensif selama 12 hari di salah satu rumah sakit. Kala itu, ia telah mengetahui sebutan plasma kovalesen sebagai salah satu terapi.

"Terus terang, saat saya kritis saya berjanji kalau sembuh saya akan donor darah konvalesen. Begitu sembuh, saya mengikuti aturan 14 hari setelah negatif saya donor dan setiap dua minggu saya donor," kenangnya.

Hingga akhirnya, Pras dinyatakan hanya bisa melakukan donor darah konvalesen sebanyak lima kali. Sebab, jumlah antibodi dalam darahnya alias titer antibodi dalam tubuhnya tidak seperti dahulu.

"Saya berhenti karena titer antibodi saya sudah tidak memadai. Jadi itu sangat tergantung dengan titer antibodi kita. Kalau titer antibodi kita sudah tidak memadai, kita sudah tidak bisa mendonor darah konvalesen lagi," jelasnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait