#jurnalistik#ruangjurnalistik

Siswa Binaan Yayasan Pendidikan Astra Dibekali Ilmu Jurnalistik

Siswa Binaan Yayasan Pendidikan Astra Dibekali Ilmu Jurnalistik
Pelatihan jurnalistik kepada 60 siswa binaan Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim, secara virtual, Senin, 22 Maret 2021. Lampost.co/Atika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim mendorong kemampuan siswa agar lebih memahami literasi. Hal itu dilakukan melalui pelatihan jurnalistik guna menumbuhkan pemahaman siswa dalam dunia jurnalistik serta tata cara menulis berita.

Kegiatan tersebut diikuti 60 siswa dari sejumlah sekolah dari Bogor, Bantul, Gunungkidul, Lampung Selatan, dan Pacitan, secara virtual.

"Pelatihan jurnalistik di lima wilayah tingkat SMP dan SMK untuk mengaktifkan budaya literasi. Kami ingin mendorong dan menginspirasi siswa binaan dan guru-guru untuk dapat mempublikasikan kegiatan sekolahnya melalui artikel yang bisa dibacakan," kata Corporate Communication Yayasan Pendidikan Astra - Michael D. Ruslim (YPA-MDR), Syifa Hidayati, Senin, 22 Maret 2021.

Dia melanjutkan, untuk mendokumentasikan kegiatan sekolah siswa harus aktif memberikan tulisan. Untuk itu setelah pelatihan pihaknya akan meminta artikel berita dari sekolah binaan agar terpublikasikan baik dalam tulisan prestasi, kisah inspiratif guru dan siswa, atau lainnya.

Untuk itu, Lampung Post sangat mendukung pelatihan itu agar siswa-siswi memahami terciptanya semua unsur berita. "Tadi ada video pemahaman produksi koran, percetakannya, hingga menjadi sebuah berita yang layak dibaca. itu sangat memotivasi," ujarnya.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Lampung Post, Iskandar Zulkarnain, mengatakan kerja sama antara Yayasan Pendidikan Astra dengan Ruang Jurnalistik Lampung Post akan sangat bermanfaat bagi para siswa yang kelak bercita-cita terjun ke dalam dunia jurnalistik.

"Media menjadi salah satu industri yang tengah berkembang di Indonesia. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya media baru yang muncul dari berbagai platform, mulai dari media cetak, elektronik, hingga daring," katanya.

Semua media tersebut tentu membutuhkan tenaga jurnalis yang mempunyai kualitas yang baik agar bisa menyajikan informasi terpercaya dan berkualitas. "Saat ini jurnalis juga dituntut dapat menjadi bagian dari konvergensi media yang dapat membuat produk jurnalistik untuk berbagai platform," ujarnya.

Untuk itu, jurnalis harus terlatih terlebih dulu, terutama kemampuan jurnalistik dasar, seperti menulis berita. "Dengan menguasai kemampuan jurnalistik dasar, maka seseorang lebih memahami cara kerja jurnalistik secara baik dan benar," ujarnya.

Selain itu, pekerjaan sebagai jurnalis menghasilkan nilai-nilai kepribadian yang sangat baik. Misalnya, kejujuran, kedisiplinan, berpihak pada kebenaran, dan berwawasan luas. "Banyak orang-orang hebat mengawali kariernya sebagai jurnalis,” kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait