#kemenag

Sistem Percepatan Layanan Sertifikasi Halal Diintegrasikan

Sistem Percepatan Layanan Sertifikasi Halal Diintegrasikan
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama dan tiga Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) berkomitmen mengintegrasikan layanan sertifikasi halal. Istimewa


Bandar Lampung (lampost.co) -- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama dan tiga Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) berkomitmen mengintegrasikan layanan sertifikasi halal.

Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham, mengatakan integrasi layanan itu untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pelaku usaha.

Sebab, seiring perkembangan jaman integrasi sistem informasi untuk mewujudkan transformasi dan digitalisasi menjadi keniscayaan yang harus dilakukan.

"Perkembangan teknologi informasi berlangsung dengan sangat cepat. Sehingga harus dilakukan penyesuaian agar sertifikasi halal dapat lebih cepat dan efisien," kata Aqil, Jumat, 22 Januari 2022. 

Menurut dia, penerapan teknologi informasi yang terintegrasi menjadi kebutuhan strategis dalam percepatan layanan sertifikasi halal.

Dengan begitu sistem Sihalal dan LPH dapat diwujudkan dalam satu sumber data proses sertifikasi halal. Sehingga validitas dan integritas data dapat terjaga. 

Sehingga, masing-masing pihak dapat dengan mudah mengakses data secara langsung dan tidak perlu mengulang proses akibat perbedaan sistem. Sistem yang terintegrasi juga memberikan akses lebih cepat untuk memperoleh data dan informasi terbaru.

"Integrasi sistem akan mewujudkan layanan sertifikasi halal yang efektif dan efisien. Ini tentu akan sangat membantu upaya mencapai target 10 juta sertifikat halal," ungkapnya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait