#beritalampung#beritalamtim#pencemaran

Ceceran Limbah Minyak Masih Dijumpai di Pantai Labuhan Maringgai

Ceceran Limbah Minyak Masih Dijumpai di Pantai Labuhan Maringgai
Postingan YouTube Lampung Kreatif Production memperlihatkan masih adanya limbah minyak di Pantai Cemara Indah, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lamtim. IST


Sukadana (Lampost.co): Setelah dua bulan dilakukan pembersihan limbah minyak yang mencemari pesisir pantai timur, Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) OSES, limbah minyak belum sepenuhnya hilang dan masih dijumpai di sejumlah titik di wilayah pantai setempat.

Salah satunya limbah minyak tersebut dijumpai di Pantai Cemara Indah, Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur. Kabar tersebut diposting pada channel YouTube Lampung Kreatif Production dengan durasi 26 detik. Video tersebut di posting di YouTube pada Minggu, 11 September 2022.

Dalam video tersebut, terlihat salah satu Anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur M Zakwan menemukan beberapa sisa limbah minyak di pantai tersebut. 

Baca juga: Jaksa Masih Teliti Berkas Kasus Polisi Tembak Polisi

"Saya lanjutkan perjalanan, ternyata masih ditemukan beberapa limbah aspal di Pantai Cemara Indah, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur ini," ujarnya dalam video tersebut. 

Ia juga menyayangkan masih adanya sisa limbah minyak di pantai itu. 

"Saat saya berada di Pantai Cemara Indah Lampung Timur ini, saya menyayangkan sekali, ternyata masih ada limbah aspal (minyak yang menggumpal seperti aspal)," jelasnya dalam postingan itu. "Sangat disayangkan, ini yang merusak lingkungan pantai," sambungnya. 

Saat dikonfirmasi Lampost.co, M Zakwan, mengatakan ia menyambangi lokasi tersebut pada Sabtu, 11 September 2022. Pihaknya meminta agar pemerintah mampu menyelesaikan permasalahan limbah ini dengan secepatnya.

"Berharap betul-betul tuntas, karena ini ada dampak lingkungan, jadi lingkungan tidak bagus. Jangan sampai ada limbah-limbah begini lagi," lanjut M Zakwan, Senin, 12 September 2022.

"Bukan hanya tanggungjawab pemerintah, tapi tanggungjawab kita bersama. Kita juga tidak bisa menunggu pusat untuk menyelesaikan ini, justru kita yang di kabupaten harus lebih peduli. Potensinya (pantai) ini bagus, apalagi saat ini pantai itu masih fokus untuk memperbaiki. Untuk potensi daerah juga," ucapnya. 

Sementara, Kasat Pol Airud Polres Lampung Timur AKP Yus Mawardi mengatakan pihaknya masih belum mengetahui hal tersebut. 

"Saya masih di Semarang, dan belum ada laporan terkait itu," ujarnya saat dihubungi. Ia mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya sempat berkomunikasi dengan pihak PT PHE OSES. 

"Beberapa waktu lalu, pihak PHE OSES bilang kebocoran kilang minyak yang lalu telah ditutup dan tidak ada lagi kebocoran," lanjutnya.

Sementara itu, Head of Comrel & CID PHE OSES Indra Darmawan membenarkan terkait limbah minyak tersebut.

"Tim kami langsung melakukan pengecekan sepanjang pantai dan membersihkan beberapa titik yang ditemukan dalam skala sangat kecil," ujarnya.

Ia mengatakan saat ini kondisi pantai sudah bersih dari ceceran limbah minyak."Saat ini pantai sudah kembali bersih," timpalnya.

Ia juga mengatakan tidak ada lagi kebocoran kilang minyak milik PT PHE OSES. "Tidak ada lagi kebocoran kilang minyak. Alhamdulillah kondisi aman," pungkasnya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait